Tampilkan postingan dengan label SEJARAH. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label SEJARAH. Tampilkan semua postingan

Kisah Menginspirasi Kolonel Agus Hernoto, Prajurit Berkaki Satu Yang Menjadi Legenda RPKAD dan Kopassus

0
Kisah Menginspirasi Kolonel Agus Hernoto, Prajurit Berkaki Satu Yang Menjadi Legenda RPKAD dan Kopassus

Penulis asal Denmark, Hans Cristian (HC) Andersen pernah menulis cerita bertajuk, “The Steadfast Tin Soldier” atau “Prajurit Timah yang Tabah”. Di situ dikisahkan tentang prajurit timah berkaki satu yang jatuh cinta pada boneka balerina cantik yang sedang menari.

Di dunia nyata, cerita tentang prajurit yang menjadi invalid pasca bertempur banyak ditemui. Diantaranya Kolonel Agus Hernoto yang menjadi legenda di lingkungan Resimen Pasukan Komando Angkatan Darat (RPKAD) atau Komando Pasukan Khusus (Kopassus), dan Kolonel Michael Roderick Ronny Muaya dari baret hijau. Agus kehilangan kaki kiri dalam sebuah pertempuran membebaskan Irian Barat dari Belanda, dan Ronny harus diamputasi lengan kirinya setelah tertembak Fretilidin di Timor Timur.

Sepak terjang keduanya sebagai prajurit dapat kita baca lewat buku Legenda Pasukan Komando: Dari Kopassus sampai Operasi Khusus dan Operasi Seroja di Timor-Timur dahulu Kami Berjuang untuk Negara. Kedua buku tersebut ditulis putra masing-masing tokoh, yakni Bob H. Hernoto dan Bobby Revolta.

Dalam pertempuran di pedalaman Papua pada pertengahan 1962, Agus dan pasukannya terlibat kontak senjata hebat. Dia terluka parah pada bagian punggung dan kaki kiri dan tawan di Sorong. Bukan pengobatan yang didapat tapi hari-harinya diisi dengan penyiksaan. Tapi mulut Agus terkunci rapat. Dia tak sudi membocorkan informasi terkait operasi besar-besaran yang dipimpin Benny Moerdani.

Karena tak mendapat pengobatan memadai, kaki kirinya membusuk dan mengeluarkan belatung. Dia pun rela diamputasi dengan peralatan medis seadanya.

Karena cacat, Agus Hernoto oleh pimpinan RPKAD dikeluarkan. Rekan yang juga atasannya, Benny Moerdani berusaha membelanya. Akibatnya, mereka berdua sama-sama dikeluarkan. Agus sempat bergabung dengan Resimen Tjakrabirawa (Pasukan Pengawal Presiden RI Soekarno), dan Benny ke Komando Cadangan Strategis Angkatan darat (Kostrad) di bawah Mayjen TNI Soeharto.

Di kemudian hari keduanya bergabung dengan tim Operasi Khusus pimpinan Ali Moertopo. Setiap kali ada operasi intelijen, dipastikan Agus terlibat dan berperan aktif di dalamnya. Dia misalnya pernah terlibat dalam

Operasi Komodo yang merupakan persiapan menuju serangan Seroja di Timor-Timur. Agus ditunjuk langsung oleh Kepala BAKIN kala itu Letnan Jenderal TNI Yoga Soegama untuk mencari informasi mengenai keberadaan pos-pos musuh dan menentukan “dropping zone” yang aman.

Salah satu informasi menarik yang terungkap dalam buku Legenda Pasukan Komando adalah medali “Bintang Sakti” yang kemudian diterima Agus pada 1987. Penghargaan itu terkait dengan keberaniannya menanggung derita saat dipaksa membocorkan informasi di Papua pada 1962. Kala itu yang menerima medali paling bergengsi dari Presiden Sukarno cuma Benny dan Untung.

Bintang Sakti diberikan kepada Agus setelah mendapat kesaksian akan keberanian Agus dari perwira Belanda yang pernah menawannya. Kesaksian disampaikan kepada Benny Moerdani yang kala itu menjabat Panglima ABRI dan berkunjung ke Belanda.

Sementara Ronny Muaya memang tak selegendaris Agus. Tapi dia bisa menggambarkan potret prajurit pada umumnya yang mengalami invalid pasca pertempuran. Dia sempat stress berat, minder, dan nyaris frustasi untuk melanjutkan karirnya di dunia militer. “Bunuh saja saya, bunuh saja saya,” ujarnya histeris begitu tahu tangannya telah diamputasi di rumah sakit Dili.

Butuh waktu panjang baginya mendapatkan kesadaran dan memulihkan kepercayaan diri. Ronny akhirnya bersedia dikaryakan dan melanjutkan karir di lingkungan sipil. Atasannya, Kolonel A. Tombak Siagian pernah menawarinya untuk mengajar di Akademi Militer atau kuliah di Akademi Hukum Militer. Dia akhirnya memilih tawaran ke dua hingga meraih gelar Sarjana Hukum. Bertahun berkecimpung di badan hukum Kostrad, Ronny kemudian dikaryakan ke Pertamina selama 15 tahun.

Pada 1999, begitu Timor Timur berpisah dari Indonesia, ia ikut turun ke jalan bersama para penyandang cacat dan para janda perang Operasi Seroja. “Kami tidak menuntut apa-apa, hanya mengungkapkan kekecewaan dan ingin pemerintah tahu soal itu,” ujarnya seperti ditulis dalam buku tersebut.

Membaca kisah Agus dan Ronny, kita bisa mafhum bahwa keterbatasan fisik tak lantas mengurangi kecintaan dan pengabdian kepada republik. Keduanya tetap dihormati karena kemampuan dan integritasnya.

“Saya selalu teringat sosok Pak Agus yang pemberani itu, khususnya jika sedang tugas di hutan Timtim. Keteladanan Pak Agus selalu melekat pada saya,” kata mantan Wakil KSAD Letjen TNI (Purn) Kiki Syahnakri yang memberikan testimoni dalam buku tersebut.

INSPIRASI.. !! Anti Korupsi, Istri Komandan KOPASSUS Rela Jual Minyak Buat Tambah Uang Belanja.

0
INSPIRASI.. !! Anti Korupsi, Istri Komandan KOPASSUS Rela Jual Minyak Buat Tambah Uang Belanja.

"Pergi membawa satu kopor, pulang juga membawa satu kopor."

Itulah prinsip hidup Letnan Jenderal (Purn) Sarwo Edhie Wibowo. Artinya jangan pernah memanfaatkan jabatan untuk mencari kekayaan. Bahkan Jenderal Hoegeng, sang polisi jujur juga mengakui bagaimana lurusnya Komandan Resimen Para Komando Angkatan Darat (RPKAD) ini.

Saat masih berpangkat Kolonel, Sarwo Edhie menjadi komandan RPKAD. Satuan elite yang kini dikenal sebagai Kopassus TNI AD. Walau menjadi komandan, jangan bayangkan kehidupan Edhie mewah.

Istri Sarwo, Sunarti Sri Hadiyah, sering kebingungan mengatur uang belanja. Apalagi dia memiliki enam orang anak yang doyan makan. Jatah makanan bulanan sudah tak mencukupi. Jika kebetulan ada daging dan telur, maka dipotong kecil-kecil supaya semua kebagian. Kadang nasi dicampur jagung jika beras sedang sulit.
white; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;">
Tahun 1960an, markas RPKAD di Cijantung tentu tak seperti sekarang. Lokasinya masih sepi dan jauh dari pusat kota. Cukup sulit buat ibu-ibu berbelanja ke pasar.

Nah, Sunarti kemudian mencium peluang bisnis untuk menambah uang belanja. Dia rela pergi berkilo-kilo meter ke pasar Kramat Jati untuk membeli minyak goreng. Tetangga di Komplek Cijantung yang ingin membeli kemudian bisa membeli darinya. Penjualan minyak ini lumayan laku.

Sunarti tak pernah memberi tahu suaminya. Dia berpikir asal halal, yang penting bisa membantu dapur supaya ngebul. Sarwo pun tak tahu istrinya berjualan minyak.

Suatu hari saat Sarwo sedang duduk santai di rumah. Dia terkejut ada ibu-ibu berteriak.

"Bu Sarwooo, beli minyak goreeeng."

Sarwo baru tahu jika istrinya jadi 'raja minyak' di Komplek Cijantung.

Kisah ini diceritakan dalam buku Ani Yudhoyono Kepak Sayap Putri Prajurit yang ditulis Alberthiene Endah dan diterbitkan Red & White Publishing tahun 2010.

Kesederhanaan Sunarti juga terlihat saat mendampingi Sarwo yang naik pangkat dan menjadi Panglima Kodam di Medan. Jadi istri Pangdam berarti sering menghadiri acara-acara dengan pejabat seperti gubernur dan kapolda. 

Tapi penampilan Sunarti sebagai istri prajurit tetap tak berubah. Dia tetap menggunakan selop lama yang dibawa dari Cijantung dan baju kebaya yang sedikit lusuh. 

"Tidak ringan menjadi istri prajurit. Tapi itu adalah sebuah tanggung jawab yang mulia. Pengabdian seorang istri, bisa mendukung keberhasilan suami. Dan itu membutuhkan keikhlasan yang luar biasa. Jika tidak ikhlas semuanya akan terasa berat," kata Sunarti.

8 Bencana Terhebat Yang Terjadi Sepanjang Sejarah, Indonesia Termasuk.

0
8 Bencana Terhebat Yang Terjadi Sepanjang Sejarah, Indonesia Termasuk.

Bencana alam, terutama yang memiliki skala besar, tentu telah mengubah hidup manusia. Hubungan antara kejadian dan perubahan di bidang sosial dan ekonomi benar-benar layaknya membentuk budaya baru.

Meski demikian, bencana alam dari tahun ke tahun yang selalu muncul, biasanya justru menghasilkan berbagai inovasi hebat yang membuat kita bisa sedikit melakukan antisipasi jika berbagai bencana yang tak bisa kita elakkan tersebut muncul.

Berikut beberapa bencana terhebat yang terjadi sepanjang sejarah. Oh iya, Indonesia masuk!


1. Letusan Danau Toba

Danau Toba yang kita kenal ada di Sumatera Utara, ternyata dulunya merupakan gunung berapi yang meletus sekitara 75.000 tahun yang lalu.
Letusan Toba sendiri digadang-gadang sebagai letusan terbesar dalam sejarah geologi, dengan dengan Indeks Ledakan Vulkanis mencapai angka 8, di mana itu adalah angka tertinggi. Letusan ini memuntahkan 2.8000 kilometeri kubik debu dan batuan ke atmosfer.
Saking kerasnya, letusan ini sedikit banyak telah dikaitkan dengan bagaimana garis keturunan dari nenek moyang kita terbentuk. Di era ini diperkirakan persilangan manusia turun drastis hingga DNA manusia proporsinya kecil dan tak beragam..


2. Letusan Minoa

Ketusan Minoa atau di dunia barat disebut The Thera dan juga Letusan Santorini, adalah letusan yang menghancurkan peradaban Minoa dan juga masyarakat Mediterania di masa itu. Letusan ini terjadi di 3.500 tahun yang lalu. Indeks letusannya berada di antara angka 6 dan 7, dan mendorong sekitar 60 kilometer kubik debu dan batu ke atmosfer.

Letusan ini berdampak munculnya tsunami pada daerah Akrotiri dan Crete, tempat tinggal masyarakat Minoa, Cyprus, Canaan, Yunani kuno, Mesir, dan laut Aegean.
Pasca bencana ini, terbentuklah peradaban maju pertama di daratan Yunani, dengan sistem kenegaraannya, organisasi gaya perkotaan, karya seni, serta karya tulis. Bencana ini menjadi langkah awal ke dunia modern dengan budaya dan perkembangan bahasa yang maju. Salah satunya adalah terbentuknya bahasal Koine dari Yunani, yang merupakan bahasa yang digunakan di Alkitab asli.


3. Angin Topan Bhola

Angin topan Bhola meluluhlantakka pantai Bengal pada tahun 1970. Daerah tersebut dulu adalah Pakistan daerah timur yang kini menjadi Bangladesh. Badai tersebut membunuh lebih dari 500.000 orang, dengan gelombang yang menggenangi pulau dataran rendah di cekungan Gangga.

Ketika itu, Pakistan diperintar oleh junta militer yang dipimpin oleh Jenderal Yahya Khan. Parahnya, tanggapan mereka terhadap bencana ini sama sekali tak terorganisir, yang membuat banyak orang meninggal sia-sia karena menunggu bantuan.

Beberapa bulan pasca kejadian ini, berbagai kerusuhan sipul dan ketidak percayaan sipil pada pemerintah muncul. Akhirnya karena dipicu bencana ini, perang pembebasan Bangladesh pecah, dan berkembanglah menjadi perang Indo-Pakistan pada tahun 1971. Hal ini dikenal sebagai periode terburuk dalam dunia politik modern.


4. Letusan Kuwae

Kuwae adalah gunung berapi bawah laut dan kaldera di Vanuatu, kepulauan di Pasifik. Ini adalah salah satu daerah vulkanik paling aktif di dunia, dengan erupsi bawah laut yang sangat produktif. Bahkan, karena letusan-letusan di area ini, terbentuklah berbagai pulau kecil.

Namun ada letusan paling hebat yang terjadi di 1452 - 1453, yang menghancurkan pulau Kuwae, dan membentuk dua pulau kecil bernama Tongoa dan Epi, dengan kaldera sepanjang 12 kilometer dan 6 kilometer di antara kedua pulau tersebut.

Letusan tersebut melepaskan sekitar 39 kilometer kubik abu dan debu, serta pulau tersebut 'amblas' ke kedalaman 1.100 meter di bawah permukaan laut.
Ini adalah peristiwa vulkanik terbesar dalam 10.000 tahun terakhir.

5. Gempa Tangshan

Gempa Tangshan yang terjado pada tanggal 28 Juli 1976, tercatat sebagai gempa paling mematikan nomor tiga dalam sejarah manusia.

Secara resmi, 240 rubu hingga 255 ribu orang terbunuh. Namun jika dikira-kira tanpa perhitungan resmi, ada 600 ribu hingga 700 ribu orang tewas dalam gempa tersebut. Kawasan ini sendiri merupakan kawasan pusat industri dengan kepadatan penduduk yang tinggi.


6. Letusan gunung Tambora

Letusan gunung Tambora yang terjadi di 1815 adalah letusan terbesar dalam sejarah peradaban modern dengan indeks 7. Dampak dari letusan ini terasa di seluruh dunia, hingga era tersebut dikenal sebagai "era tanpa musim panas."

Tambora yang terletak di NTB, adalah akhir dari era yang disebut "Zaman Es Kecil" di mana aktivitas solar menurun dan aktivitas vulkanis. Di zaman tersebut interaksi manusia terhadap iklim pun super minim.

Letusan Tambora adalah puncak dari berbagai letusan di tempat lain di berbagai belahan dunia, seperti di Gunung Awu di pulau Sangihe - Sulawesi Utara, Suwanosejima di Jepang, dan Mount Mayon di Filipina. Berbagai letusan ini menjadikan tahun 1810 jadi dekade terdingin sepanjang 500 tahun terakhir.


7. Gempa Lisbon

Gempa dan tsunami di Lisbon, Portugal, adalah salah satu gempa terbesar di sejarah modern. Gempa dan tsunami yang terjadi di tahun 1755 ini menghancurkan kota Lisbon dengan 100.000 orang terbunuh.

Dampak dari gempa ini adalah retakan sebesar 5 meter terbuka lebar di tengah kota. Korban selamat bergegas lari ke pelabuhan, yang akhirnya hanya membuat mereka disapu tsunami. Gempa ini terasa hingga Finlandia, Greenland, Kepulauan Karibia di Amerika Tengah, serta Afrika Utara.

Gempa dan tsunami yang setara dengan Gempa Lisbon ini adalah tsunami di Samudera Hindia yang melanda Aceh di 2004 lalu.


8. Tsunami Aceh

Gempa dan tsunami Aceh yang tentu tak bisa lepas dari ingatan kita, adalah salah satu gempa dan tsunami terbesar sepanjang sejarah. Ini adalah gempa terbesar ketiga yang pernah direkam oleh seismograf, dengan durasi gempa terpanjang yang pernah diobservasi.

Gempa ini terjadi di 26 Desember 2004, dan berpusat di Samudera Hindia. Daerah paling dekat dengan epicentrum gempa adalah pulau Simeuleue, yang hanya 60 kilometer saja dari pusat gempa. Meski demikian, hanya 6 orang meninggal di sana. Di Banda Aceh yang letaknya 250 kilometer dari pusat gempa, mengalami kerusakan paling parah.

Tsunami ini menyerang banyak sekali negara seperti Indonesia, Sri Lanka, India, Thailand, Maladewa, Malaysia, Madagascar, Somalia, Kenya, Tanzania, dan Afrika Selatan. Secara total, dilansir dari US Geological Survey, disebut ada 227.898 orang meninggal dunia, dengan Indonesia adalah korban terbanyak yakni 170.000. Pemerintah Indonesia melalui Kemenkes menyebut ada 220.000 korban dari Indonesia sendiri

VIRAL..!!! Surat Lama Dari Ir.Soekarno Untuk Jendral Soedirman Beredar, Isinya Sangat Menampar Kita Semua.

0

VIRAL..!!! Surat Lama Dari Ir.Soekarno Untuk Jendral Soedirman Beredar, Isinya Sangat Menampar Kita Semua.

Mata saya mendadak tak berkedip. Setelah memajukan kursi lebih dekat ke meja, saya terdiam membaca satu persatu kalimat itu. Tulisan tangan yang indah dalam huruf latin bersambung, untaian katanya biasa saja, tak panjang tapi sungguh siapapun yang membaca pasti akan menemukan sejuta rasa di sana. Untaian kata itu seperti hidup dan bertutur sendiri. Bahkan meski ditulis lewat setengah abad yang lalu, kalimat-kalimat itu seperti berbisik tentang Indonesia yang seharusnya, tentang pemimpin yang semestinya.

Sebuah surat dari Seokarno kepada Jenderal Sudirman yang tak memiliki seragam bagus untuk peringatan 17 Agustus. Fakta bahwa Ir. Soekarno dan Jenderal Sudirman adalah dua nama besar dalam sejarah dan perjalanan bangsa Indonesia sepanjang masa tak terelakkan. Tapi boleh jadi tak banyak yang tahu tentang kedekatan keduanya bagaikan sahabat. Itulah yang terekam dalam beberapa salinan surat tulisan tangan Soekarno untuk sang Jenderal pada sebuah buku di Museum Tempat Lahir Jenderal Sudirman yang berada di Purbalingga, Jawa Tengah.

Seokarno ternyata sangat sering berkirim surat pribadi kepada Jenderal Sudirman pada masa-masa awal kemerderkaan. Kedekatan keduanya terbaca dari aliran bahasa yang dituliskan Soekarno. Tak ada bahasa kaku layaknya seorang Presiden dalam surat kenegaraan. Yang ada justru percakapan sederhana, manis dan tulus.

Dalam suratnya Seokarno kerap menyapa Sudirman dengan “saudaraku”. Tapi dalam surat-surat lainnya beliau juga menyapa sang Jenderal dengan “Panglima Besar. Meskipun demikian satu kata yang tak pernah tertinggal dari surat-surat itu adalah pekik salam “Merdeka!”.
Surat Soekarno kepada Jenderal Sudirman yang sedang sakit.

Kedekatan keduanya kental terasa pada salah satu surat Seokarno kepada sang
Jenderal ketika menderita sakit. Perhatian besar dari seorang Presiden yang mengirimkan dokter untuk memeriksa Panglima Besar memang sudah selayaknya. Tapi surat tersebut berkata lebih dari itu. Mata saya nyaris berkaca-kaca membacanya. Berikut saya salinankan isinya.

Saudaraku,

Inilah profesor Asikin jang saja persilahkan datang dari Djakarta untuk memeriksa saudara. Beliau ta’dapat datang sebelum hari ini, berhubung dengan pekerdjaan beliau di Djakarta.
Saudara mengerti, bahwa saja amatlah mengingini saudara lekas sembuh. Apa sadja jang diperlukan, insjaAllah akan saja ichtiarkan untuk melekaskan sembuh saudara. Dan do’a saja kepada Tuhan pun senantiasa memohonkan sembuh saudara.
Harap saudara yakin tentang tentang hal itu.
Merdeka!
Saudaramu
Soekarno

Dua bapak bangsa yang bersahabat menjalin kata lewat surat. Bukan surat biasa karena surat –surat itu berkata tentang ke-Indonesia-an mereka yang luar biasa. Antara bangga, sedih dan haru ketika membaca sebuah surat Soekarno tertanggal 9/8/’49 yang fotonya saya tempatkan di atas. Apa yang membuat saya terharu sekaligus bangga tak perlu diuraikan. Tapi saya dan semua orang Indonesia yang membaca isi surat itu pasti sepakat jika keduanya adalah pahlawan yang sebenar-benarnya pahlawan Indonesia, sosok yang berjuang dan mati untuk negeri tanpa peduli apa terjadi pada dirinya. Sosok besar yang tak membutuhkan tanda dan pakaian kebesaran sekalipun. Sang Jenderal yang bahkan tak sempat mengganti pakaiannya yang sudah rusak atau lusuh hingga sang Presiden datang sebagai sahabat memberikan sehelai kain baru untuk dipakainya.

Berikut saya salin isi surat tersebut.

Saudaraku,

Hari Nasional 17 Agustus sudah mendekat. Saja kira saudara ta’mempunjai uniform jang bagus. Maka bersama ini saya kirim bahan untuk uniform baru.
Haraplah terima sebagai tanda persaudaraan.

Merdeka!
Soekarno
9/8 ’49

Jika pakaian saja mereka tak mempedulikannya, bagaimana dengan pemimpin kita sekarang ini yang sangat bangga dengan jubah dan toga kehormatan juga rentengan medali pengakuan. Jika mereka dulu tak peduli berjuang dari atas tandu, bertaruh nyawa hijrah dari Ibu Kota ke daerah, bagaimana dengan pemimpin-pemimpin sekarang yang rela menyeberang benua demi lencana kehormatan sementara bangsa dan rakyatnya tertatih sendirian?.

Para pemimpin, anggota DPR, politikus dan para calon presiden yang hari ini berziarah ke makam pahlawan dan muncul berseliweran di TV mengucapkan Selamat Hari Pahlawan sembari menguntai kalimat-kalimat manis harusnya MALU.

Terima Kasih Pak Karno, Pak Dirman. Terima kasih semua pahlawan Indonesia.

Sumber: militer-keren.blogspot.com

Ketua Veteran Menangis Ingat Rekannya, Ada Yang Keliling Jualan Kalender Demi Menyambung Hidup

0
Ketua Veteran Menangis Ingat Rekannya, Ada Yang Keliling Jualan Kalender Demi Menyambung Hidup

Wajah Alaudin seketika memerah, air matanya pun menetes ketika ditanya kehidupan para veteran di Sumatera Utara. Ia tertunduk seraya menghela napas dan mengaku sedih melihat kondisi teman-temannya saat ini.

“Masih banyak yang susah. Mereka rata-rata tidak punya rumah. Nyewa-nyewa saja mereka. Itu pun ada yang terusir, karena tidak sanggup membayar biaya sewa,” tutur Ketua Legiun Veteran Republik Indonesia Sumut tersebut di kediamannya, Rabu (16/8).

Ia menceritakan, para veteran banyak yang hidupnya tidak layak. Ada yang menumpang hidup kepada orang lain, dan ada yang hidup sebatang kara. Padahal semasa muda, para veteran sudah berjuang mati-matian demi kemerdekaan bangsa ini.

“Kami para veteran ini tidak punya apapun, lantaran kami dahulu tidak mencari harta. Kami meninggalkan semua kehidupan kami. Bahkan, kami banyak yang kehilangan harta demi memperjuangkan bangsa ini,” katanya.

Saat berecerita, ia juga terisak ketika terkenang teman-temannya yang terpaksa mengemis dan berkeliling menjajakan kalender demi menyambung hidup. Kejadian tersebut, ia sebut, benar-benar membuat benaknya serasa tersayat.

“Jangan sampai ada lagi yang mengemis atau berjualan kalender seperti dulu. Sekarang, kami sudah tidak begitu lagi memang. Pemerintah sudah memberi bantuan Rp 1,5 jutaan setiap bulan, tapi itu masih sangat-sangat tidak cukup,” ujarnya.

Alaudin menuturkan, kehidupan keluarga veteran di Sumut juga banyak yang melarat, lantaran orangtuanya lebih mendahulukan negara daripada keluarga. Ia mencotohkan, Kapten Hamid yang gugur dan meninggalkan enam anak dan seorang istri.

“Bagaimana coba hidup keluarga yang begini. Tentu susah, pendidikan anaknya pasti tidak terurus. Untuk cukup-cukup makan saja, saya rasa susah dipenuhi seorang istri untuk menghidupi enam anak. Namun, perhatian pemerintah untuk hal begini sangat minim,” ujarnya.

Ia menambahkan, teman-temannya semasa berjuang banyak yang ingin tinggal di panti jompo. Pasalnya, mereka tidak punya siapa-siapa lagi.

“Saya punya panti jompo, yang di situ ada 12 orang. Teman-teman veteran banyak yang meminta tinggal di panti jompo itu, karena mereka sudah tidak punya siapa-siapa lagi. Betapa sedih dan kekuranganya hidup mereka,” katanya.

Ia menceritakan, sebenarnya para veteran, juga ingin terlibat mengisi kemerdekaan dengan mewariskan nilai-nilai perjuangan, mewariskan semangat tanpa pamrih dan menceritakan perjuangan mereka kepada anak-anak muda. Namun, saat mereka hendak berpartisipasi selalu terkendala biaya.

“Kami mau buat kegiatan menyalurkan semangat berjuang untuk negara ini. Apalagi saat ini, sudah banyak yang lupa perjuangan para pejuang dulu. Kami mau ke sekolah-sekolah dan ketemu anak-anak muda. Kami mencoba meminta bantuan dana dari Pemerintah Sumut, tapi nggak pernah ada,” katanya.

Ia bercerita, sudah hampir tiga tahun mereka tidak pernah mendapat bantuan apapun dari pemerintah daerah, dan selama tiga tahun tersebut mereka terpaksa mengurungkan niat berkegiatan.

“Asal kami minta dibantu kegiatan, pemerintah daerah selalu bilang kami tidak bisa mendapat bantuan dari pemerintah daerah, lantaran kasus yang menimpa gubernur sebelumnya, sehingga dana bansos bermasalah.

Padahal pada UU Nomor 15 Tahun 2012 Pasal 19, pemerintah daerah mempunyai kewajiban membantu, ” ujarnya.

Pun demikian, ia mengatakan, ada daerah-daerah yang memerhatikan nasib para veteran, seperti di Batubara dan Binjai. Ada juga beberapa perusahaan yang mau membantu mereka, seperti Inalum, yang merehab rumah veteran.

“Kalau di Sumut cuma Binjai dan Batubara yang masih peduli. Kalau yang tidak peduli banyak. Medanlah contohnya. Perusahaan ada juga yang peduli. Cuma berapalah kami yang bisa dibantu perusahaan,” ujarnya.

Ia mengapumkan harapan, kiranya pada Hari Ulang Tahun Ke-72 Bangsa Indonesia, pemerintah semakin memerhatikan nasib para veteran. Ia juga berharap niat para veteran turut mengisi kemerdekaan dengan cara mewarisakan nilai-nilai perjuangan kepada generasi muda difasilitasi pemerintah.

Sumber: tribunnews
===========================================

Apa itu Cloud Hosting / Cloud Server ?

Cloud Server atau Cloud hosting (hosting awan) adalah bentuk terbaru hosting yang semakin populer dari waktu ke waktu. Konsep utama dari cloud hosting adalah “Divide and Rule” yang berarti sumber daya yang diperlukan untuk menjaga website tetap online tersebar di lebih dari satu web server dan akan dialokasikan sesuai dengan kebutuhan.
Hal ini akan sangat mengurangi kemungkinan terjadinya downtime saat terjadi kerusakan pada server.
Aspek lain yang patut dicatat adalah bahwa cloud hosting memungkinkan Anda untuk mengelola beban puncak dengan lebih mudah, tanpa menghadapi masalah kekurangan bandwidth karena server lain dapat menyediakan sumber daya tambahan.
Hal ini dimungkinkan karena situs web tidak mengandalkan hanya satu server, melainkan sekelompok server yang bekerja sama yang disebut sebagai “awan (cloud)”. Secara garis besar cloud hosting merupakan layanan hosting yang terhubung pada banyak server, dimana pengguna tidak perlu khawatir akan kinerja server yang tidak stabil atau sumber daya yang terbatas pada layanan hosting tradisional seperti dedicated server atau shared hosting.
Teknologi cloud computing memungkinkan kita memiliki resource yang tidak terbatas karena terhubung ke banyak mesin (server) fisik, sehingga memudahkan kita untuk menambahkan server baru secara on the fly tanpa mengganggu proses yang sedang berjalan.

Contoh Cloud Hosting

Jika Anda mencari contoh siapa yang sudah menerapkan cloud hosting, maka Google akan menjadi contoh paling mudah. Mesin pencari Google menempatkan sumber dayanya ke ratusan cloud hosting. Hal ini membuat Google belum pernah mengalami downtime selama dekade terakhir ini.

Cara Kerja Cloud Hosting

Seperti dijelaskan di atas, setiap server di jaringan cloud hosting memiliki satu set tugas tertentu. Saat terjadi gangguan pada satu server, maka server lain akan menggantikan server yang gagal tersebut dan menyediakan sumber daya yang diperlukan. Hal yang sama juga terjadi dalam kasus overloading (kelebihan beban).
Untuk memastikan cloud hosting bisa berfungsi baik, diperlukan hardware server berkualitas tinggi agar mampu menjalankan berbagai tugas tersebut. Hardware berkualitas rendah hanya akan meniadakan kelebihan cloud hosting dan justru hanya meningkatkan biaya tanpa diiringi hasil yang signifikan. Penyedia layanan cloud hosting berkualitas harus mampu memberikan layanan cloud yang handal yang harus bisa melebihi apa yang ditawarkan oleh dedicated server.

Cloud Hosting vs Dedicated Server

Faktor yang membedakan antara cloud hosting dengan dedicated server adalah soal kehandalannya. Cloud hosting yang memiliki jaringan server akan memiliki waktu “uptime” lebih baik dibandingkan dedicated server yang hanya memiliki satu server. Namun, keunggulan cloud hosting memang masih harus ditebus dengan harga yang lebih tinggi dibandingkan dedicated server. Namun, bagi perusahaan yang memerlukan situs web mereka selalu bisa diakses, maka cloud hosting akan menjadi pilihan tepat.

Kelebihan dari penggunaan cloud hosting

  • Menghidari Keterbatasan Hardware Cloud Hosting memastikan kebutuhan pengguna akan RAM, CPU, Quota Harddisk dan proses sepenuhnya terpenuhi. Ketika kebutuhan meningkat, Anda dapat dengan mudah memperluas kapasitas sesuai dengan jumlah yang Anda inginkan. Perusahaan hosting dapat menambahkan banyak sumber daya sesuai dengan permintaan pelanggan.
  • Skalabilitas yang tinggi dan Kinerja yang baik Tidak ada batasan untuk jumlah skalabilitas yang dapat dicapai dengan cloud hosting, seperti penambahan atau pengurangan resource tidak akan mengganggu alur kerja atau proses yang sedang berjalan. Sumber daya akan didedikasikan penuh, sehingga tidak ada resource yang tidak terpakai. Anda tidak perlu khawatir akan konfigurasi load balancer ketika website Anda memiliki trafik yang tinggi.
  • Membayar Sesuai dengan kebutuhan Cloud hosting memiliki pengelolaan sumber daya sendiri, sehingga Anda bisa menentukan sumber daya yang dibutuhkan. Pengguna bisa memilih ukuran server (misalnya virtual), yang meliputi RAM, Disk Space dan juga sistem operasi (Linux atau Windows). Nasabah akan membayar sesuai dengan resource yang digunakan seperti penggunaan memory atau bandwidth.

Apa Bedanya Cloud Server, VPS dan Web Hosting ?

Mungkin anda bingung dengan beberapa istilah tersebut. Atau anda sedang mencari suatu layanan yang tepat untuk kebutuhan bisnis online anda terutama di Indonesia, lalu anda menemukan di mesin pencari berbagai penawaran dengan istilah seperti Cloud Server, VPS dan Web Hosting.
Apa bedanya dan bagaimana menyesuaikan dengan kebutuhan anda, bahkan sebaiknya anda berhati-hati jangan hanya karena murah namun akhirnya tidak sesuai dengan kebutuhan yang anda inginkan. Berikut ini adalah penjelasan yang semoga dapat membantu anda lebih memahami istilah dari produk tersebut.
Web Hosting Web hosting adalah layanan yang menyewakan space untuk aplikasi berbasis web milik anda, dimana anda bisa menggunakan nama domain yang anda miliki untuk diarahkan ke aplikasi tersebut. Biasanya anda diberikan fasilitas manajemen untuk aplikasi anda seperti upload / download file untuk webnya maupun databasenya. Platform yang disediakan bervariasi, biasanya PHP dan database mySQL. Selain itu anda juga umumnya diberikan akun email dengan domain anda oleh penyedia layanan. Layanan ini memiliki harga paling mura. Namun memiliki keterbatasan hanya pada platform yang disediakan. Selain itu umumnya penyedia layanan hanya menyediakan 1 fisik server yang dishare bersama pelanggan lain untuk menekan harga jual. Jadi kualitas layanan juga terbatas dengan kondisi tersebut.
VPS (Virtual Private Server) VPS adalah layanan yang menyewakan server virtual, bedanya dengan web hosting adalah anda memiliki kebebasan menentukan sistem operasi dan platform yang anda gunakan sehingga anda dapat mengoptimalkan layanan bisnis online anda. Layanan ini harganya umumnya sedikit di atas web hosting. Namun VPS tidak bisa mengakomodir kebutuhan koneksi privat antar server. Jadi ketika anda membutuhkan konfigurasi yang lebih optimal untuk security dan keandalan web online anda VPS tidak bisa lagi memenuhi. Harap anda berhati-hati juga dengan layanan VPS yang karena umumnya infrastrukturnya hanya terdiri dari 1 server fisik yang di share dengan software virtualisasi sehingga bisa menampung banyak guest OS.
Artinya secara kualitas tidak berbeda dengan web hosting, kelebihannya hanya anda memiliki kebebasan menentukan OS dan platformnya saja. Cloud Server Teknologi cloud berbeda dengan 2 di atas. Teknologi cloud memungkinkan beberapa server dijadikan “satu” berfungsi sebagai storage (disk virtual), beberapa server lain (Host) di”satu”kan berfungsi sebagai computing node (CPU virtual). Diatas platform cloud tersebut bisa berjalan beberapa server virtual (Guest). Teknologi cloud juga memungkinkan sekumpulan server virtual (Guest) membentuk suatu network VLAN seperti layaknya server-server fisik yang terhubung dengan LAN.
Dimana tiap pelanggan memiliki secure VLAN masing-masing yang tidak bisa saling memasuki. Sehingga aplikasi business online anda terutama di Indonesia, yang membutuhkan konfigurasi beberapa server dapat di akomodir oleh layanan cloud server. Selain itu layanan Cloud Server memberikan anda kemudahan menaikan atau menurunkan resource server anda seperti jumlah Core CPU, maupun jumlah RAM sesuai kebutuhan anda atau biasa disebut On Demand.
Anda layak berhati-hati jika ada layanan mengaku Cloud Server terutama di Indonesia tapi tidak bisa memberikan fasilitas On Demand karena teknologi ini yang membedakan dengan VPS. Pada layanan Cloud, Anda juga masih bisa berlanganan 1 server, dengan konsekuensi harga sedikit mahal namun kualitas tentu saja lebih baik karena infrastrukturnya terdiri dari beberapa server yang saling membackup.
===========================================