Tampilkan postingan dengan label TNI. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label TNI. Tampilkan semua postingan

Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo Bangga Memimpin Prajurit TNI

0
Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo Bangga Memimpin Prajurit TNI

Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo mengungkapkan rasa bangga selama memimpin prajurit TNI yang terbentuk melalui berbagai macam latihan dan medan pertempuran demi tegak kokohnya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Saya bangga memimpin prajurit TNI, prajurit Komando yang tangguh  dan tidak kenal menyerah serta selalu menang di setiap medan pertempuran,” kata Jenderal TNI Gatot Nurmantyo dihadapan  1.200 prajurit Kopassus, bertempat di Gedung Balai Komando, Mako Kopassus, Cijantung, Jakarta Timur, Kamis (7/12).

Menurut Jenderal TNI Gatot Nurmantyo, prajurit Kopassus tidak mengenal menyerah dan memiliki prinsip lebih baik pulang nama daripada gagal di medan pertempuran, hal ini terlihat dari komitmen dan sumpah kesetiaan kepada NKRI. “Saya telah merasakan bersama-sama dengan kalian, melewati medan yang tidak ringan seperti lautan, cuaca yang mencekam berat, tugas operasi di tempat terpencil dan daerah rawan Indonesia,” ungkapnya.

Dihadapan ribuan prajurit Kopassus, Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo mengatakan bahwa, prajurit Kopassus tidak memiliki keraguan setiap melaksanakan tugas operasi dalam kondisi apapun. “Saya merasakan itu dan tidak pernah menemukan keraguan serta kebimbangan prajurit Kopassus, karena memiliki loyalitas yang sangat tinggi,” tegasnya.

“Dedikasi apapun untuk NKRI, prajurit Kopassus selalu memegang teguh, menjunjung tugas dan kehormatan sebagai prajurit serta menempatkan integritas kedaulatan NKRI di atas segala-galanya, meskipun resikonya nyawa sekalipun,” ujar Jenderal TNI Gatot Nurmantyo.

Dihadapan para awak media, Jenderal TNI Gatot Nurmantyo menyampaikan rasa bangga luar biasa selama menjabat Panglima TNI bisa memimpin prajurit TNI yang pemberani, disiplin, menjunjung tinggi kepentingan rakyat diatas kepentingan pribadi atau golongan dan setia kepada NKRI.  “Saya bangga memimpin seluruh prajurit TNI yang bertugas di seluruh Indonesia dan mengucapkan terima kasih kepada rakyat yang telah memberi kepercayaan kepada institusi TNI,” ungkapnya.

Dalam kesempatan ini, saya selaku Panglima TNI menyampaikan permohonan maaf apabila ada perbuatan prajurit TNI yang menyakiti hati rakyat. “Saya juga mohon doa kepada seluruh masyarakat Indonesia, agar TNI selalu menjadi perekat persatuan/kesatuan bangsa dan mampu melaksanakan tugasnya menjaga keutuhan dan kedaulatan NKRI,” tutup Jenderal TNI Gatot Nurmantyo.

(Deni M/Puspen TNI)

Situasi Memanas, TNI AD Sudah Siapkan Prajurit Terbaik ke Papua Untuk Mengatasi Kelompok Separatis.

0
Situasi Memanas, TNI AD sudah siapkan prajurit terbaik ke Papua Untuk Mengatasi Kelompok Separatis.

Kepala Staf TNI Angkatan Darat Jenderal TNI Mulyono, menegaskan prajurit TNI AD siap diterjunkan untuk mengatasi penyanderaan warga sipil yang dilakukan kelompok bersenjata di Tembagapura, Timika, Papua. TNI AD sudah menyiapkan prajurit terbaik. Namun TNI-AD tetap menunggu keputusan pemerintah dan DPR.

"Saya menunggu keputusan politik dari pemerintah dan DPR. Mau dibikin seperti apa Papua itu. Tapi, selama ini dan sampai saat ini kami masih mematuhi aturan. Namun, kami sudah siap untuk melaksanakan manakala dibutuhkan," kata Kasad di Makodam Siliwangi, Bandung, Jawa Barat, Selasa (15/11). Demikian dikutip Antara.

Jenderal TNI Mulyono berpandangan kelompok yang melakukan penyanderaan itu bukan lagi kelompok bersenjata, namun kelompok separatis.

"Mereka jelas-jelas melakukan gerakan separatis dengan menantang negara, ingin merdeka dan memisahkan diri dari NKRI serta menantang TNI. Pernyataan-pernyataan mereka memprovokasi kita dan merugikan rakyat Papua," kata mantan Pangkostrad ini.

Menurut Kasad, pihaknya terus mengikuti perkembangan kasus penyanderaan tersebut dan menilai kelompok bersenjata banyak membuat pernyataan yang mengundang provokasi.

Jenderal Mulyono mengatakan tanpa payung hukum yang jelas maka TNI tidak bisa berbuat apa-apa di sana. Karena itu masih merupakan ranah hukum yang hanya dapat diatasi oleh kepolisian.

Jenderal Mulyono mengatakan pihaknya akan bertindak dalam koridor hukum yang benar. Apabila Undang-Undang mengamanatkan TNI turun langsung dalam kasus penyanderaan, maka dia mengaku siap dan sudah mempersiapkan pasukan dalam rangka membuat Papua lebih kondusif.

"Yang kita lakukan dalam upaya Papua agar kondusif. Kita ingin mengangkat derajat mereka. Artinya program-program pemerintah yang dicanangkan oleh Presiden Jokowi untuk membangun Papua dan menyejahterakan masyarakat Papua bisa dicapai," kata Jenderal Mulyono.

Sumber : Merdeka.com

Terkuak! Alasan Sebenarnya AS Larang Masuk Panglima TNI Gatot Nurmantyo

0
Terkuak! Alasan Sebenarnya AS Larang Masuk Panglima TNI Gatot Nurmantyo

Kedutaan Besar Amerika Serikat untuk Indonesia meminta maaf terkait pelarangan terhadap Panglima TNI, Jenderal Gatot Nurmantyo dan istri ketika hendak berangkat ke Amerika Serikat. Permintaan maaf itu dimuat dalam situs resmi Kedubes Amerika Usembassy.gov.

" Dubes AS Joseph Donovan Jr telah meminta maaf kepada Menteri Luar Negeri Retno Marsudi atas ketidaknyamanan yang dialami oleh Panglima TNI," tulis Kedubes Amerika, Minggu 22 Oktober 2017.

Saat ini, Kedubes Amerika Serikat terus berkoordinasi dengan Mabes TNI terkait masalah ini. " Kedutaan Besar AS terus berkomunikasi dengan staf Panglima TNI sepanjang akhir pekan," tulis pernyataan resmi tersebut. Berikut pernyataan resmi Kedubes AS terkait pelarangan Panglima TNI masuk wilayah AS:

Kepala Staf Gabungan Angkatan Bersenjata AS Jenderal Joseph Dunford mengundang Panglima TNI Jendral Gatot Nurmantyo untuk menghadiri konperensi kepala staff angkatan bersenjata Chiefs of Defense Conference on Countering Violent Extremism di Washington, D.C, 23-24 Oktober. Jenderal Gatot tidak dapat melakukan perjalanan sesuai rencana. Kedutaan Besar AS terus berkomunikasi dengan staf Panglima TNI sepanjang akhir pekan, berusaha untuk memfasilitasi perjalan Jenderal Gatot ke AS.

Dubes AS Joseph Donovan Jr telah meminta maaf kepada Menteri Luar Negeri Retno Marsudi atas ketidaknyamanan yang dialami oleh Panglima TNI. Kedubes AS siap untuk memfasilitasi perjalanan Panglima TNI ke AS. Kami tetap menjaga komitmen kami untuk Kemitraan Strategis dengan Indonesia sebagai cara untuk memberikan keamanan dan kemakmuran baik bagi bangsa maupun masyarakat di kedua negara.
Kementerian Luar Negeri (Kemlu) langsung bereaksi ketika mengetahui Panglima TNI, Jenderal Gatot Nurmantyo dan istri dilarang masuk ke Amerika Serikat pada Sabtu, 21 Oktober 2017 kemarin.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri, Armanatha Nasir mengatakan, untuk mengetahui alasan Amerika Serikat melarang Gatot masuk ke wilayahnya, Kemlu segera memanggil Wakil Duta  Besar (Dubes) Amerika Serikat untuk Indonesia besok, Senin 23 Oktober 2017.

" Mengingat Dubes AS sedang tidak di Jakarta, Wakil Dubes AS juga telah dipanggil untuk ke Kemlu besok guna memberikan keterangan," kata Armanatha dalam keterangannya, Minggu, 22 Oktober 2017.

Selain itu, Kedutaan Besar Republik Indonesia di Washington DC juga telah mengirim nota diplomatik kepada Kementerian Luar Negeri Amerika Serikat, untuk meminta klarifikasi atas kejadian itu.

" Kemlu RI pagi ini juga kirim nota diplomatik ke Kedubes AS di Jakarta untuk meminta keterangan atau penjelasan terkait kejadian kemarin," ucap Armantha.

Hingga saat ini, belum ada penjelasan resmi dari pemerintah Amerika Serikat terkait pelarangan Gatot dan istri masuk ke wilayah mereka. Keberangkatan Gatot Nurmatyo sendiri bersama istri dan delegasi ke negeri Paman Sam itu atas undangan resmi Panglima Angkatan Bersenjata Amerika Serikat Jenderal Joseph F. Durford, Jr untuk menghadiri acara Chiefs of Defence conference on country violent Extremist organizations ( VEOs).
Rencananya, Gatot akan menghadiri Chiefs of Defence conference on country violent Extremist organizations ( VEOs). Acara itu dilaksanakan pada 24-24 Oktober 2017 di Washington DC dan akan dihadiri oleh 78 Panglima Angkatan Bersenjata dari kawasan Asia-Pasifik.

Gatot Nurmantyo dan delegasi berangkat menghadiri acara tersebut pada Sabtu, 21 Oktober 2017 kemarin, tapi tak jadi terbang lantaran pihak maskapai Emirates memberitahu kalau dirinya tak boleh memasuki wilayah AS.

Pihak TNI tak tahu-menahu mengenai larangan tersebut. Setelah pelarangan terjadi, Panglima TNI dan stafnya pun langsung memberi laporan pada Presiden, Kementerian Luar Negeri, dan Kementerian Politik, Hukum dan Keamanan.

Sumber : dream.co.id

Cuma Untuk Yang BERMENTAL BAJA !!! Begini Kerasnya Pendidikan Marinir TNI AL. Nomor 3 Bikin Dunia TERGUNCANG Dan NGERI !!!

0
Cuma Untuk Yang BERMENTAL BAJA !!! Begini Kerasnya Pendidikan Marinir TNI AL. Nomor 3 Bikin Dunia TERGUNCANG Dan NGERI !!!

Sejak dulu Korps Marinir TNI Angkatan Laut selalu jadi andalan. Mereka berada di garis depan, merebut pantai yang dikuasai musuh. Menusuk dari laut sebagai ujung tombak operasi amfibi.

Marinir juga bisa bergerak dalam satuan kecil. Menyusup jauh ke garis belakang musuh untuk melakukan sabotase. Sersan Usman dan Kopral Harun sebagian di antaranya. Saat masih bernama Korps Komando Operasi mereka tergabung dalam operasi Dwikora. Menyusup ke Singapura dan meledakkan pusat bisnis MacDonalds.

Prajurit tangguh dibentuk lewat latihan keras. Marinir jelas bukan untuk mereka yang lemah dan bermental tempe.

Dalam website Marinir TNI AL dijelaskan bagaimana sulitnya bergabung dengan Korps Baret Ungu ini. Banyak tantangan yang harus dihadapi. Seseorang yang berminat dan bercita-cita menjadi Marinir harus melewati beberapa tahap pendidikan dan seleksi yang ketat dan cukup berat.

"Bagi yang bermental baja dan menganggap Marinir sebagai pilihan kata hati maka mereka akan maju terus menghadapi semua tahap pendidikan. Namun bagi mereka yang tidak siap, Korps Marinir akan mengembalikan mereka kembali ke masyarakat."

1. Pelatihan Perwira Marinir


Mereka yang ingin menjadi Perwira Marinir dapat melalui akademi TNI AL dan khusus dari Sarjana lewat Komando Pendidikan TNI AL. 

Khusus untuk Calon Perwira Marinir yang dididik lewat Akademi TNI AL, 25 persen dari yang terpilih menjadi Taruna Korps Marinir akan merasakan dunia Marinir tatkala mereka dilantik menjadi Kopral Taruna. 

Pada tahap inilah para Taruna Korps Marinir mulai digembleng, ditempa dan dibentuk menjadi calon-calon Perwira Marinir yang handal dan profesional. Pada pangkat Sersan Taruna, mereka mulai dibekali mata kuliah kejuruan Marinir Tahap I. 

Pada saat ini, mereka diwajibkan untuk mengikuti antara lain: pendidikan Komando di Puslatpur Baluran- Banyuwangi untuk mendapatkan Brevet Komando serta mengikuti pendidikan kualifikasi menembak senapan dan pistol untuk memperoleh brevet senapan maupun menembak pistol. 

Pada pangkat Sersan Mayor Taruna mereka dibekali mata kuliah Kejuruan Marinir Tahap II, di mana di antaranya mereka diwajibkan untuk mengikuti pendidikan Para Dasar (terjun payung) untuk mendapatkan Brevet Para Dasar.

Usai pelantikan menjadi Perwira Marinir dengan pangkat Letnan Dua Marinir, para lulusan Akademi TNI AL ini masih digembleng lagi sebagai Perwira Siswa (Pasis) guna mendalami ilmu-ilmu ke Mariniran selama setahun.

Usai lulus dari pendidikan Pasis, barulah mereka resmi dikirim ke satuan-satuan tempur yang ada di Korps Marinir dengan jabatan awal sebagai Komandan Peleton. Di sinilah awal pengabdian mereka sebagai Perwira Korps Marinir.


2. Pendidikan Bintara dan Tamtama

Untuk Calon Bintara dan Tamtama Korps Marinir, setelah melewati tahap Pendidikan Dasar Kemiliteran selama tiga bulan di Komando Pendidikan TNI AL Surabaya, sekitar 30 persen di antara para calon yang terpilih masuk ke kejuruan Korps Marinir segera dikirim ke Komando Pendidikan Korps Marinir di Gunung Sari Surabaya. Mereka mengikuti pendidikan tahap kejuruan Marinir.

Di Kodikmar inilah para calon Marinir akan dihadapkan pada model pendidikan khas Marinir yang terkenal keras dan tak kenal kompromi. Dan di sini pulalah mereka harus memilih antara dua pilihan, mundur atau maju menjadi Marinir. 

Model pendidikan khas Marinir yang di hadapi para calon diawali dengan sebuah tahap yang dikenal dengan pekan orientasi. Pada tahap ini, mereka harus melewati beberapa problem yang semuanya difokuskan untuk menguji kesiapan mental, disiplin, ketahanan fisik maupun intelijensi mereka.

Di bawah tangan-tangan para pelatih yang bertemperamen khas Marinir mereka harus siap menahan ujian mental, fisik khas Komando Marinir. Mereka harus rela tidur di sembarang tempat, baik di pohon, di sungai maupun di rawa-rawa. 

Mereka juga harus sering menutup mata bila rekan mereka yang kurang siap mental dan fisik digotong oleh petugas kesehatan yang akan menjadi pengantar mereka untuk kembali ke masyarakat.

Setelah pekan orientasi terlewati, para calon Marinir kemudian mengikuti tahap pembelajaran yang meliputi teori maupun praktik. Di sinilah mereka akan mempelajari dan mendalami doktrin-doktrin operasi amfibi dan operasi darat serta materi penunjang lain yang berkaitan dengan profesi mereka sebagai prajurit.


3. Pendidikan Komando


Tahap berikutnya yang merupakan tahap terberat adalah tahap pendidikan komando yang dilaksanakan sekitar dua bulan. Pada tahap yang harus diikuti pula oleh para Taruna Korps Marinir dari Akademi TNI AL ini, semua calon harus menerapkan semua materi yang diperolehnya dalam bentuk skenario latihan pertempuran yang lengkap, terjadwal dan terus-menerus. 

Tahapan yang harus dilewati para calon Marinir ini terdiri dari: Tahap Komando, Tahap Laut, Tahap Hutan, Tahap Gerilya Lawan Gerilya dan Tahap Lintas Medan.


Semua siswa harus mampu melaksanakan jalan kaki sejauh 450 km dari Banyuwangi- Surabaya melewati berbagai bentuk medan seperti penggunungan, lembah, jurang, medan berbatu, berpasir dengan memotong empat gunung yaitu pegunungan Ijen, Argopuro, Tengger dan Bromo. 

Setelah tahap ini terlewati, semua siswa harus mengikuti latihan pendaratan amfibi. Di sinilah masa awal mereka dikenalkan dengan penggelaran operasi amfibi yang sebenarnya.

Latihan Dopper yang bikin dunia ngeri

Usai pendaratan merupakan tahap yang paling menegangkan dan juga menyenangkan bagi para calon Marinir. Di bawah terpaan gelombang pantai sebatas pinggang, bagi yang dinyatakan lulus akan mengikuti upacara sakral pembaretan. Di sinilah akhir pendidikan yang merupakan masa awal mereka menjadi prajurit Marinir sejati.

Setelah resmi masuk menjadi keluarga besar Korps Marinir, para Marinir muda ini kemudian dikirim ke satuan-satuan tempur yang ada untuk menambah dan memperkuat jajaran Korps Marinir. 

Di Kesatuan yang baru ini, para Tamtama, Bintara Remaja Marinir yang baru lulus pendidikan, termasuk para Perwira Remaja Marinir tetap dibina dalam suatu sistem pembinaan yang terpadu, terprogram dan berlanjut sehingga mereka dapat menjadi prajurit yang profesional.

Sumber : merdeka

Waspada.. Potensi Ancaman Meningkat, TNI Diminta Bentuk Pasukan Elite Baru.

0
Waspada.. Potensi Ancaman Meningkat, TNI Diminta Bentuk Pasukan Elite Baru.


Direktur Eksekutif Institut Lembang Sembilan (IL9) Rafsel Ali meminta TNI untuk membuat satuan elite baru. Langkah ini perlu dilakukan mengingat potensi ancaman kedaulatan bangsa dari dalam dan luar negeri.

"Kesatuan yang ada sekarang dianggap belum memadai untuk mengatasi semua gangguan semaksimal mungkin. Butuh sekumpulan tentara elite yang benar-benar fokus mengatasi ancaman di level tertinggi," ujar Rafsel melalui keterangan tertulis, Senin (17/7/2017).

Menurut Rapsel, satuan elite baru tersebut nantinya bisa di bawah Angkatan Darat (AD) yang dipimpin perwira tinggi berpangkat letnan jenderal. Posisinya sejajar dengan Pangkonstrad.

Kesatuan ini membawahi pasukan-pasukan elite yang selama ini dimiliki AD seperti Kopassus atau Raider. Tidak berbaur dengan kesatuan pendukung lainnya.
"Jadi tidak lagi bertumpu ke Pangkostrad. Bisa lebih fokus
menempa kemampuan untuk menjadi tentara elite yang disegani dunia," tutur Rapsel.
Bukan hanya di AD. Rapsel menilai TNI juga sudah saatnya punya kesatuan elite yang membawahi tiga matra; darat, udara, dan laut.


Satuan ini nantinya dipimpin oleh seorang letnan jenderal yang langsung dibawahi oleh Panglima TNI. "Tongkat komando tertinggi akan dijabat bergiliran oleh ketiga matra," sebut Rapsel.

Dua Ancaman

Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo mengingatkan dua hal yang harus diwaspadai oleh warga Indonesia. Hal ini penting untuk keberlangsungan bangsa. Kedua persoalan tersebut adalah teroris dan narkoba.

"Dua-duanya (teroris dan narkoba) ini sangat berbahaya," ujar Gatot dalam acara Silaturahmi Dewan Pers dengan Masyarakat Pers di Aryaduta Hotel Jakarta, Jumat 14 Juli 2017.

Menurut dia, dampak dari keduanya bisa berlangsung lama. Ia menyebut peredaran narkoba di Indonesia itu sangatlah masif. Bayangkan, lanjut dia, dari Tiongkok masuk ke Indonesia 250 ton sabu.

"Satu ton sabu dikonsumsi untuk lima juta orang. Dan paling besar disita oleh polisi dan BNN tahun 2015; 4,5 ton per tahun. Jadi kalau 250 ton itu kali kan saja, 1 miliar, 250 orang belum seperlimanya," ucap Panglima TNI.

Tak hanya itu, narkoba bahkan sudah sampai ke daerah terluar di Indonesia dan mulai dipakai oleh anak-anak hingga dewasa.
Sama halnya dengan narkoba, butuh waktu untuk sembuh dari trauma terorisme. Dia menyebut korban bom di Indonesia mencapai 1.500 korban.

Salah satu teroris yang harus diwaspadai adalah ISIS. Terlebih, ada basis simpatisannya di Filipina.

Sumber: pasukanmiliter

Luar Biasa..!! Kisah dan Video Pembaretan Jendral Gatot Nurmantyo Yang Membuat Merinding.

0
Luar Biasa..!! Kisah dan Video Pembaretan Jendral Gatot Nurmantyo Yang Membuat Merinding.


Menjadi prajurit Kopassus TNI AD merupakan impian banyak orang. Tak terkecuali Panglima TNI, Jenderal Gatot Nurmantyo. 

Saat minta izin ibunda untuk mendaftar masuk Akademi Militer, sang ibu mengizinkan. Namun permintaan ibunya, Gatot harus menjadi anggota RPKAD (Resimen Para Komando Angkatan Darat), nama Kopassus saat itu. Maklum, rumah ibunya di Cilacap dekat dengan pusat pendidikan Kopassus.

Selepas lulus Akmil tahun 1982, Gatot mencoba masuk Kopassus. Tapi ternyata takdir malah membawanya bertugas di baret hijau Kostrad nyaris sepanjang karirnya di TNI AD.

Mimpi Gatot menjadi prajurit Kopassus tak pernah padam. Kesempatan itu datang saat dirinya menjadi orang nomor satu di Angkatan Darat tahun 2014.

Gatot memanggil Danjen Kopassus, Mayjen Agus Sutomo dan menjelaskan maksudnya untuk mengikuti sekolah Kopassus.

"Tidak usah ikut pendidikan Pak, nanti brevet kehormatan saja," begitu kira-kira kata Mayjen Agus Sutomo. Brevet dan baret kehormatan memang biasanya diberikan pada perwira tinggi dan para kepala staf.

Gatot menolak. Dia berkeras mau mendapat baret merah melalui jalur normal. Artinya melalui sekolah komando yang katanya bagai neraka di bumi itu. Baru sekali ada jenderal bintang empat mau mengikuti sekolah komando yang biasanya untuk para prajurit muda itu.

Tapi Gatot maju terus. Semua pendidikan yang harus ditempuh prajurit komando disikatnya. Dari gunung hutan sampai rawa laut.

Menjadi siswa komando berarti melepaskan pangkat. Semua diperlakukan sama. Gatot pun
merasakan direndam tengah malam di Danau Situ Lembang yang airnya sedingin es. Dia juga merasakan melempar pisau, melintas medan puluhan kilo meter dan mengikuti latihan Sandi Yudha.

Akhirnya dalam upacara yang khidmat di tepi Pantai Permisan Cilacap, Gatot dinyatakan lulus sebagai prajurit komando. Mayjen Agus Sutomo memasangkan baret merah dan menyematkan brevet komando di dada Gatot tanggal 2 September 2014. Usia Gatot saat itu 55 tahun.

"Bahwa yang namanya prajurit tidak ada bedanya antara prajurit dua dan jenderal. Saya bangga menjadi keluarga besar Kopassus. Sampai bertemu di medan pertempuran. Komando!" teriak Gatot di depan ratusan prajurit baret merah.

Gegap gempita para prajurit membalas salam dari Gatot. "Komando! Komando! Komando!" Gatot pun digendong dan diarak sambil bernyanyi Mars Baret Merah.

Setelah dilantik, masih dengan baret merah, baju belepotan lumpur dan muka coreng moreng, Gatot langsung terbang menuju makam orang tuanya. Dia Memberi hormat dengan takzim dan menyampaikan amanah ibunya puluhan tahun lalu telah terlaksana.

Berikut video saat-saat pembaretan Jendral Gatot Nurmantyo di KOPASUS Angkatan Darat.




Luar Biasa !!! TNI AD Membeli Helikopter Terbesar Di Dunia dari Rusia

0

Walaupun menggunakan kombinasi helikopter Barat dan Timur dalam operasionalnya, Penerbad TNI AD nampaknya sangat puas dengan kinerja Mil Mi-17V5 Hip dalam melaksanakan fungsi angkut sedang mendukung tugas-tugas TNI AD. Oleh karena itu, untuk kebutuhan angkut berat terutama dalam mendukung operasi kemanusiaan, nampaknya TNI AD mantap dalam memilih Mi-26T2 Halo yang merupakan helikopter operasional paling besar di dunia saat ini. Pilihan ini tepat, mengingat Mi-26T2 sudah membuktikan dirinya tangguh beroperasi dalam segala medan, termasuk yang paling berat sekalipun.

Kepastian TNI AD untuk mengakuisisi Mi-26T2 Halo ini justru penulis dapatkan saat kebetulan iseng membaca majalah internal TNI AD, Palagan, terbitan bulan Maret 2017 yang bisa diakses oleh semua orang. Sedikit terlambat memang, tapi penulis lihat juga belum ada media lain yang mengulas kepastian pembelian Mi-26T2 ini. Dalam artikel tersebut tidak disebutkan berapa jumlah Mi-26T2 yang akan dibeli oleh TNI AD.



Mi-26T2 sendiri merupakan varian penyempurna dari Mi-26T Halo yang mulai diproduksi massal pada tahun 2015. Jauh sebelum diproduksi, pabrikan sudah memamerkannya dalam pameran MAKS 2011. Pembuatannya dilakukan di fasilitas milik Rostvertol yang berlokasi di pabrik Rostov-on-Don. Indonesia akan bergabung dengan Algeria sebagai pengguna Mi-26T2.

Fokus penyempurnaan Mi-26T2 ada pada bagian avionik, dengan implementasi sistem digital BREO-26 yang dibuat oleh OJSC Ramenskoye Instrument Design Bureau, anak perusahaan dari KRET. BREO-26 menampilkan informasi vital data penerbangan dalam lima panel LCD multifungsi. 


Mi-26T2 juga dilengkapi dengan sistem navigasi NPK 90-2 berbasis satelit dan GLONASS, dan sudah dilengkapi dengan CVR (Cockpit Voice Recorder) sebagai standar. Mi-26T2 hanya butuh tiga orang awak, yaitu pilot, kopilot, dan loadmaster yang mengawasi bongkar muat serta pengangkutan kargo menggunakan sling baja eksternal.

Untuk mesin, Mi-26T2 dilengkapi dengan mesin baru yaitu mesin turboshaft Ivchenko-Progress D-136-2 yang dibuat pabrikan Motor Sich. Bedanya dengan mesin lama adalah sistem kendali mesin yang sudah berbasis digital. Mesin ini mampu menyemburkan daya 11.650hp dan dapat ditingkatkan menjadi 12.500hp dalam waktu singkat, untuk kondisi darurat. Mesin baru ini juga mampu menunjukkan kinerja yang ajek walaupun Mi-26T2 ditugaskan di wilayah yang panas dan berada di ketinggian.

Dengan mesin barunya, Mi-26T2 memiliki MTOW (Maximum Take Off Weight) atau bobot maksimum lepas landas sebesar 56 ton, dengan membawa kargo total 20 ton. Artinya selain membawa pasukan infantri sebanyak 82 orang, Mi-26 juga dapat ditugaskan untuk membawa kendaraan militer sekelas Bushmaster yang memiliki spek anti ranjau. Pilihan lainnya adalah membawa meriam howitzer, termasuk sampai meriam 155mm. Bahkan Mi-26 bisa mengangkut badan helikopter Chinook, seperti yang ditunjukkan di Afghanistan yang kondisinya ekstrim.

Jika ada kelemahan dari Mi-26T2, itu ada pada jarak jangkaunya. Apabila Mi-26T2 dimuat dengan kargo penuh, maka jarak terbangnya hanya sejauh 590km, atau 1.920km bila dilengkapi dengan empat buah tangki bahan bakar cadangan. Bahan bakar untuk mengoperasikan helikopter ini juga terhitung boros, dan TNI AD pun perlu memikirkan hendak ditaruh dimana raksasa udara tangguh spesialis angkat beban berat ini.

Masih bersumber dari majalah Palagan, artikel yang membahas mengenai Mi-26T2 menyebutkan bahwa TNI AD akan menerima heli raksasa tersebut pada 2018 atau 2019. Mengingat lini produksi pabrik Rostov-on-Don masih sibuk memproduksi Mi-26T2 untuk pesanan Rusia dan Algeria, besar kemungkinan Mi-26T2 baru akan diterima TNI AD pada akhir 2018 atau awal 2019. (Aryo Nugroho)

Mantaap Jiwa!!! Panglima Jenderal Gatot: Tunggu Izin PBB, TNI Siap Kirimkan Pasukan Ke Myanmar

0
Mantaap Jiwa!!! Panglima Jenderal Gatot: Tunggu Izin PBB, TNI Siap Kirimkan Pasukan Ke Myanmar


Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo mengaku siap mengirimkan pasukan ke wilayah konflik etnis Rohingya di Rakhine State, Myanmar.

Hanya saja, bantuan militer itu bergantung dengan permintaan dari Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB). "Kami siap, sehingga setiap saat PBB minta kapan pun kami siap," kata Gatot di Mabes TNI Cilangkap, Jumat 8 September 2017, seperti dikutip VIVAnews.


Sejauh ini, Gatot mengaku memang belum ada permintaan dari PBB untuk pengiriman bantuan militer kepada korban konflik etnis Rohingya di Myanmar. "Kemungkinan itu pasti ada (pengiriman bantuan militer). Karena, undang-undang kita mewajibkan," kata Gatot.

Dalam laporannya PBB mencatat ada 400 etnis Rohingya yang tewas dalam dua pekan terakhir pasca kekerasan yang dilakukan militer Myanmar.

Sementara sekitar 140.000 etnis Rohingya yang terpaksa eksodus ke Bangladesh untuk menyelamatkan diri dari pembantaian.

Ketua MUI: Tragedi Rohingya Sudah Lampaui Batas Kemanusiaan

Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH. Ma'ruf Amin menyebut aksi kekerasan terhadap warga muslim Rohingya di Myanmar sudah melampaui batas-batas kemanusiaan.

Kyai Ma'ruf menilai sebagai warga yang sudah tinggal Myanmar puluhan tahun, bahkan ratusan tahun lamanya, warga muslim Rohingya seharusnya dianggap sebagai warga negara yang sah.

"Kalau sudah tinggal lebih dari berpuluh-puluh tahun, ratusan tahun kemudian dianggap pendatang, itu berbahaya sekali. Siapapun yang sudah mendiami (suatu wilayah) harus dianggap sebagai warga negara," papar Kyai Ma'ruf di sela-sela Silahturahmi dan Halaqah Alim Ulama dan Pengasuh Pondok Pesantren se-Jawa Barat di Pondok Pesantren Sukamiskin, Kota Bandung, Rabu 5 September 2017.

Sebagai kaum minoritas, lanjut Kyai Ma'ruf, warga Rohingya seharusnya mendapatkan hak-hak yang sama seperti warga Myanmar lainnya. Bukan justru diusir dengan cara-cara kekerasan, seperti yang terjadi saat ini.

Rais 'Aam PBNU ini juga mendesak Pemerintah Indonesia berperan aktif menyelesaikan konflik yang disebutnya multidimensi itu.

Apalagi, sambung dia, selama ini Indonesia dikenal sebagai pemimpin negara-negara non-blok, sehingga pengaruhnya masih diperhitungkan.

"Apalagi, jumlah muslimnya banyak, penduduknya juga banyak. Indonesia harus mengambil peran," katanya.

Kyai Ma'ruf berharap Indonesia bersama negara lain mampu membujuk Pemerintah Myanmar agar mengakui warga Rohingya sebagai warga negara yang sah.

"Hak-haknya diberikan sehingga tidak diusir, tidak dimusuhi. Kalau tidak, mereka tidak punya negara, enggak ada yang mengakui, ini menzalimi namanya," ucapnya.

Menurut dia, konflik di Myanmar adalah konflik agama dan politik.

"Ini konflik agama ada, politik ada. Dimensi agama ada, politik ada, tapi saya tidak setuju agama Budha di sini dimarahi, didemonstrasi, sebab di sini tidak ada hubungannya," ucapnya.

Terpisah, Wakil Ketua DPRD Provinsi Jabar Haris Yuliana menyatakan, DPRD Jabar mendukung upaya pemerintah menangani konflik kemanusiaan yang menimpa warga muslim Rohingya di Myanmar.

"Kita mendukung seluruh upaya pemerintah dalam menangani masalah kaum muslimin Rohingya," ungkap Haris di Gedung DPRD Jabar, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Rabu (6/9/2017).

Menurut Haris, Pemerintah Indonesia harus bertindak secara politik maupun kemanusiaan agar persoalan yang dihadapi warga muslim Rohingya segera selesai.  (Sindonews)

Meraba Kekuatan Militer Myanmar dan Indonesia. Siapa Lebih Kuat dan Gahar

0
Meraba Kekuatan Militer Myanmar dan Indonesia. Siapa Lebih Kuat dan Gahar

Kekerasan yang dilakukan militer Myanmar pada etnis Rohingya terus berlanjut. Dengan alasan memburu militan, mereka menyerang Provinsi Rakhine dan membakar kampung-kampung. Tentara Myamar yang disebut Tatmadaw juga memperkosa wanita dan merampok warga Rohingya.

Seberapa kuat tentara Myanmar?

Dengan jumlah penduduk yang mencapai 55,746 juta orang, Myanmar memiliki 406.000 tentara aktif. Mereka juga memiliki pasukan paramiliter yang jumlahnya hanya 72 ribu. Dalam kasus Rohingnya, militer juga dikabarkan melatih warga Budha.

Situs globalfirepower merilis Myanmar memiliki 569 unit tank. Dari jumlah itu, ada yang sudah tidak terpakai atau hanya bisa digunakan sebagai cadangan maupun latihan.

Walau begitu tank kelas berat macam MBT-2000, T-72B3, atau Tank tipe 59 jelas bikin Angkatan Darat Myanmar bergigi.

Andalan pasukan kavaleri Myanmar yang lain adalah kendaraan tempur lapis baja BTR-3U buatan Ukraina. Myanmar tercatat sudah memiliki sedikitnya 522 unit ranpur beroda delapan itu. BTR-3U cukup ideal digunakan untuk misi-misi antigerilya di wilayah mereka.

Artileri mobil yang dimiliki Myanmar mencapai 108 unit. Sedangkan artileri medan atau meriam sebanyak 884 unit. Angka itu belum termasuk Sistem Peluncur Roket jenis MLRS yang mencapai 108 unit.

Sementara kekuatan udara, Myanmar juga cukup kuat. Mereka mengandalkan jet tempur buatan China seperti Chengdu F-7M Airguard, Nanchang A-5C dan Shenyang J-6.

Tapi tahun lalu, AU Myanmar sempat bikin marah China karena jet tempur mereka menembaki desa di wilayah Yunan. Lagi-lagi alasan Myanmar karena mengejar pemberontak yang lari ke perbatasan dua negara.

Mereka juga memiliki sembilan heli tempur jenis Mil Mi-35P buatan Uni Soviet. Helikopter yang cocok untuk serbuan darat. Di laut, Negara ini memiliki 5 unit kapal jenis frigat, 3 unit korvet serta kapal penjaga pantai 33 unit.

Bagaimana jika dibandingkan dengan negara Asia Tenggara lain? Indonesia masih lebih kuat. Tahun 2016, situs globalfirepower mendudukkan Indonesia di posisi 14. Sementara Myanmar di nomor 33.

Indonesia unggul dari jumlah pasukan, jumlah pesawat, dan kekuatan armada laut. Namun dari sisi jumlah kendaraan lapis baja, Myanmar tercatat lebih banyak. Myanmar juga setingkat lebih baik dari Malaysia yang berada di nomor 34. Atau Singapura yang dapat rangking 66.

Sebagai mantan negara junta militer, Myanmar membangun angkatan perangnya dengan baik. Apalagi negeri ini tak pernah lepas dari perang saudara. Kekuatan militer Myanmar yang terlatih jelas bukan tandingan warga sipil Rohingya.

Seberapa kuat militer Indonesia?

Kekuatan Militer Indonesia menempati peringkat ke-14 di dunia berdasarkan data yang diterbitkan Global Fire Power (GFP) tahun 2016 ini. Skor power index itu dilihat dari 50 faktor yang menentukan.

Penentuan ranking tidak hanya dilihat dari jumlah senjata saja, tetapi juga berfokus pada keanekaragaman senjata yang memberikan keseimbangan dari senjata yang tersedia. Stok nuklir tidak dihitung tetapi diakui sebagai nilai tambah.

Sebagaimana dikutip dari situs globalfire.com, Senin (2/5/2016), faktor geografis, fleksibilitas logistik, sumber daya alam dan industri lokal mempengaruhi hasil peringkat akhir. Ketersediaan tenaga kerja dan jumlah populasi menjadi salah satu faktor utama penilaian. Menurut GFP, menjadi sekutu NATO memberi sedikit bonus penilaian karena berbagi teoritis sumber daya.
Sedangkan kepemimpinan politik ataupun militer tidak diperhitungkan.
Lalu mengapa kekuatan militer Indonesia berada satu peringkat di bawah Pakistan dan lebih baik dibanding Brazil?

Berdasarkan penilaian yang dilakukan GFP, jumlah tenaga kerja Indonesia jauh melampaui peralatan militer  sehingga rawan terjadinya gesekan. Total jumlah penduduk Indonesia menurut GFP sebanyak 255.993.674 jiwa, sedangkan jumlah tenaga kerja sebanyak 130 juta jiwa. Mencapai usia militer sebanyak 4,5 juta rata-rata per tahun. Jumlah personel frontline aktif 476.000, sedangkan personel cadangan 400.000.

Untuk angkatan darat, Indonesia memiliki tank pertempuran utama, tank ringan dan kapal perusak tangki.

Kendaraan Pertempuran Infanteri terdiri dari tank berjumlah 468, kendaraan tempur lapis baja 1.089, Self-Propelled Guns (SPGs) 37, Towed-Artillery 80, serta Multiple-Launch Rocket System (MLRs) sebanyak 86.

Adapun kekuatan udara terdiri dari 420 pesawat, 35 Fighters/Interceptors, 58 Fixed-Wing Attack Aircraft, 170 pesawat transportasi, 108 pesawat pelatih, 152 helikopter dan lima serangan helikopter.

Sedangkan kekuatan angkatan laut termasuk helikopter pembawa kapal. Total kekuatan angkatan laut 221, enam Frigat, 10 Corvette, dua Submarines, 66 kapal pertahanan pesisir, dan 12 ranjau perang.

Sektor minyak merupakan pendukung kekuatan militer di Indonesia. Anggaran untuk pertahanan sebesar $690.0000.000.

Adapun negara yang militernya paling kuat di dunia adalah Amerika Serikat, Rusia, China, India dan Perancis.

Sedangkan kekuatan militer di Central African Republic berada di urutan 126 atau peringkat terakhir berdasarkan indeks GFP.

Jika dibandingkan dengan urutan Myanmar, tentu Indonesia masih memiliki kekuatan lebih, tetapi perang bukan hanya sekedar kekuatan sumber daya tapi juga strategi dan siasat.

Bagaimana menurut anda?


Sumber : tribunjateng, merdeka.com

Kisah Nyata Menyeramkan TNI Dikelilingi Segerombolan Pasukan Hantu

0

Kisah Nyata Menyeramkan TNI Dikelilingi Segerombolan Pasukan Hantu

Area pertempuran perang kemerdekaan 1945–1949 tidak hanya menghadirkan beragam kisah heroik. Tapi ada juga cerita berbau misterius yang pernah dialami sejumlah pejuang republik Indonesia, seperti pengalaman serdadu AURI atau Angkatan Udara Republik Indonesia, yang sekarang dikenal dengan TNI AU di pedalaman Trenggalek, Jawa Timur.

Diambil dari sumber buku ‘Sang Elang: Seuntai Cerita Pertempura H AS Hananjudin di Kancah Revolusi Kemerdekaan RI’ karya Haril M Andersen, pasukan Detasemen Udara Parigi pimpinan Opsir Muda Udara III Hananjudin mengalami kejadian misterius dihadang seribu Pasukan Hantu.

Kejadian peristiwanya pada Januari 1949 atau beberapa pekan pasca-Belanda melancarkan Agresi Militer II (19 Desember 1948). Gara-garanya, pasukan Hananjudin akan memutus sebuah jembatan tua di Lembah Watulimo dengan peledak.

Misinya yaitu, demi menghambat laju pergerakan tentara Belanda. Tapi ternyata dalam beberapa percobaan awal para anak buahnya, peledak yang ditanam tak kunjung meletup, hingga harus kembali untuk melapor pada Hananjudin di markas.

Hananjudin pun coba mendatangi seorang tokoh desa setempat untuk mengetahui, apakah memang jembatan itu ada yang “melindungi”? Ternyata iya. Hananjudin pun diminta untuk puasa dan bermunajat kepada Allah SWT jika ingin kerajaan gaib yang melindungi jembatan itu bisa dipindah.
Menganggap kejadian itu tidak masuk akal, Hananjudin memilih mendatangi sendiri jembatan itu bersama beberapa anak buahnya. Perasaan ‘ngeri’ mulai menghinggapi pasukannya lantaran hari juga sudah beranjak gelap.

Keadaan makin mencekam dan horor saat melewati hutan Watulimo yang acap disebutkan warga lokal desa lain sebagai tempat yang angker. “Maaf, ndan (komandan) sebaiknya kita urungkan rencana malam ini,” ucap M Yahya, salah satu anak buah Hananjudin.

Ketika ditanya mengapa, ternyata anak buahnya pada ketakutan. “Kalau kalian takut, kembali saja ke markas! Biar saya sendiri yang pergi ke jembatan!” seruan Hananjudin.

Melihat komandannya berang, anak buahnya tetap mencoba mengikuti Hananjudin dari belakang. Tapi baru saja mau mengikuti, mereka sudah kabur pontang-panting karena melihat sepasukan besar berbaris menjuruskan bedil kunonya pada mereka.

Hananjudin sendiri tidak sadar sudah ditinggal kabur anak buahnya. Mereka yang begitu gagah pantang mundur sejengkal pun saat meladeni tentara Belanda, anehnya baru kali ini langsung ‘ngacir’ saat dihadang tentara berseragam militer jawa kuno yang terkesan gaib.

Sambil Hananjudin yang meneruskan langkahnya, baru sadar dia ditinggal sendiri saat dikepung seribu pasukan misterius itu. Kendati sempat merinding, namun demikian Hananjudin memberanikan diri berseru kepada Pasukan Hantu itu setelah sejenak beristighfar.

“Assalamualaikum! Saya Hananjudin, Komandan Pertahanan dari wilayah Watulimo. Kami bermaksud baik menyelamatkan rakyat dan alam daerah ini dari penjajah Belanda. Bantulah perjuangan kami menegakkan kemerdekaan Indonesia. Saya yakin kalian di pihak kami karena perjuangan sudah dilakukan sejak zaman nenek moyang, sejak zaman Sultan Agung Raja Mataram. Kami hanya ingin melanjutkan cita-cita Beliau. Saya meminta kalian memaklumi kami memutus jembatan penghubung desa ini demi keselamatan rakyat Watulimo. Terima kasih atas perhatiannya, Assalamualaikum!”

Tidak berlama-lama sesudah seruan tersebut, Pasukan Hantu tersebut sekonyong-konyong hilang. Esoknya, anak buah Hananjudin melanjutkan upaya peledakan jembatan. Uniknya dalam percobaan pertama, bom yang dirakit dan ditanam meledak dan langsung merobohkan jembatan tua itu.

Dikutip dari: okezone.com buku "Sang Elang"

Ngeri !!! Sniper Buatan Anak Bangsa Indonesia Ini Mampu Bobol Tank Baja, Ternyata Terdapat Benda Ini Dalam Amunisinya

0

Ngeri !!! Sniper Buatan Anak Bangsa Indonesia Ini Mampu Bobol Tank Baja, Ternyata Terdapat Benda Ini Dalam Amunisinya

Pasukan sniper adalah pasukan paling berbahaya di dunia begitupun juga dengan senjata yang digunakannya.

Seiring berlalunya waktu, sniper mengalami pergeseran arti. Yakni, prajurit infanteri yang secara khusus terlatih untuk mempunyai kemampuan membunuh musuh secara tersembunyi dari jarak jauh dengan menggunakan senapan. 

Ngeri !!! Sniper Buatan Anak Bangsa Indonesia Ini Mampu Bobol Tank Baja, Ternyata Terdapat Benda Ini Dalam Amunisinya


Bangsa Indonesia baru kehilangan sniper legendaris yang diakui dunia, Tatang Koswara, yang meninggal dunia pada tahun 2015. Namun, Bumi Pertiwi menghasilkan kebanggaan yang lain, senapan penembak runduk (SPR) yang diproduksi PT Pindad: SPR 2. 

SPR ini bukan sembarang senjata. Pelurunya bisa menembus tank baja. Dan bahkan, ada peledak di balik amunisi tersebut yang bisa menghancurkan kendaraan tempur dalam sekejap. Lebih hebat lagi, SPR 2 juga memiliki jangkauan tembak hingga 2 kilometer (km). Kemunculannya menggemparkan dunia sniper.

"Senjata yang mendunia, kalau kita fokus ke senjata, kita punya SS-1, SS-1 dan beberapa varian. Kita juga punya SPR-2 yang baru kita launching dan langsung dibeli oleh Kopassus.

Mantan Staf Ahli Komite Kebijakan Industri Pertahanan (KKIP) itu menambahkan, senjata-senjata yang merupakan produk unggulan Pindad, kualitasnya sudah teruji. Siap digunakan di medan tempur. "Dan ternyata memang bisa diterima dan malah lebih unggul dari pada produk impor," ujar dia.

Secara rinci, SPR 2 berkaliber 12,7 mm x 99 mm, panjang senapan 1.755 mm, berat keseluruhan 19,5 kg, panjang barel 1.055 mm, kapasitas peluru antara 5-10 butir. Rifling atau alur spiral berulir pada bagian dalam laras senjata api ini yakni 8 grooves, RH 381 mm (15”) twist. Kecepatan rata-rata lesatan peluru 900 meter per detik dan jangkauan 2 km.


Menurut Silmy, keistimewaan SPR 2 ini dibanding senapan dari negara adalah terletak pada jangkauan, ketepatan, dan silencer atau peredam suara hentakan dari tembakan.

Silencer yang dipasang bisa menurunkan hentakan suara tembakan sekitar 20-30 desibel. Senjata ini juga dilengkapi perangkat night vision dan teleskop dengan pembesaran ukuran 5-25 kali.

"Senjata kita ini ada peredam dari recoil-nya (hentakan), yang ini cukup membuat kesulitan bagi produsen lain dalam mendesain produk yang digunakan oleh sniper. Di samping itu, senjata sniper ini relatif sangat khusus. Dalam arti tidak massal di mana tingkat ketelitiannya harus maksimal," ungkap dia.

Direktur Pindad ini mengakui manfaat ekonomis dari pembuatan SPR 2 ini sebenarnya tidak terlalu besar. Tapi ia menekankan, keberhasilan pembuatan senapan runduk tersebut membuktikan bahwa Indonesia mampu menciptakan alutsista yang inovatif dan mutakhir.

"Untuk membuat sniper ini, effort-nya (usahanya) banyak, tetapi secara ekonomis, manfaatnya tidak terlalu banyak. Tetapi kita dalam hal ini melakukan dalam konteks kemandirian. Dalam konteks kita mampu membuat senjata yang dapat digunakan oleh sniper," kata Silmy.

Teknisi Pindad Diding Sumardi menunjukkan wujud senapan SPR 2, aksesoris, dan berbagai pelurunya. Ada tiga jenis peluru yang bisa digunakan, yakni MU3 M yang dipakai untuk latihan menembak, MU 3 SAM yang bisa menembus kendaraan, dan MU 3 BLAM yang tidak hanya menembus kendaraan tapi juga bisa meledakkan target.

Atas kemampuannya yang luar biasa, Sniper SPR 2 mendapat pengakuan dari dunia internasional. Terbukti, senapan jitu ini masuk rekomendasi di situs alat utama sistem senjata (alutsista) Weaponsystems.net, bersanding dengan senjata canggih lainnya dari penjuru dunia, seperti senapan runduk Zastava M93 Black Arrow buatan Serbia.
Bahkan, tentara Singapura pernah melontarkan pujian untuk SPR 2. "Good!", ujar seorang penembak kontingen Angkatan Darat Singapura, sambil terus memandangi dan melihat detail fitur senapan runduk anti material versi SPR-2, yang dipajang di stand PT Pindad di sela-sela kejuaraan tembak ASEAN Armies Rifle Meet (AARM) ke-21, di Depok, Jawa Barat, beberapa waktu lalu.

Tak hanya itu, dengan adanya SPR 2 ini, Indonesia bersanding dengan tiga negara lainnya yang mampu membuat senapan runduk serupa, yakni Amerika Serikat (AS) dan dua negara di Eropa. 

Dunia militer Indonesia naik tingkat dari sebelumnya. Meski begitu, PT Pindah belum menjualnya kepada negara lain. Sejauh ini, baru Komando Pasukan Khusus (Koppasus) TNI AD yang sudah mengoperasikannya. Mengenai harga per unitnya, SPR 2 ini dibanderol sekitar Rp 200 juta per unit.

Luar Biasa !! Selama 8 Tahun Tidak Ada Satupun Tentara di Dunia Yang Mampu Mengalahkan Prajurit Indonesia ini

0
Luar Biasa !! Selama 8 Tahun Tidak Ada Satupun Tentara di Dunia Yang Mampu Mengalahkan Prajurit Indonesia ini

Anggota Kostrad TNI Angkatan Darat Indonesia baru saja mencatatkan prestasi gemilang dalam ajang Australian Army Skill At Arms Meeting (AASAM) 2016 pada Puckapunyal Military Range, Victoria, Australia. Dalam kejuaraan menembak antar angkatan darat tersebut, Indonesia berhasil meraih juara umum dengan catatan 23 medali emas, 14 perak, dan  7 perunggu. Ini artinya kemenangan Indonesia buat kesembilan kalinya sejak ikut di tahun 1991.

Dilansir dari aktualita.co, Dalam kejuaraan tersebut dari 18 orang anggota Kostrad yang ikut dan  salah satunya adalah Letda Poltak Siahaan. Poltak Siahaan berhasil meraih gelar prestisius di kejuaraan tadi yaitu champion shoot dan  total menyumbangkan 6 medali emas, 1 perak, serta 1 perunggu.

Letnan Dua Poltak Siahaan yang sehari-hari dikenal sederhana ini, tinggal dan  bertugas pada Divisi 1 Infanteri Kostrad, Cilodong, Depok, Jawa Barat.

Prestasi Poltak Siahaan pada ajang AASAM 2016 bukan yang pertama baginya. Dia pernah meraih gelar serupa pada tahun 2008, 2009, 2012 dan  2016. Serta menjadi keikut sertaannya yang ketujuh dalam membela kontingen Indonesia pada kejuaraan prestisius tersebut.

Poltak Siahaan sendiri mengikuti 27 lomba dari 50 mata lomba pada kejuaraan menembak tersebut. "Semua emas dihasilkan asal kelas senapan dengan senjata buatan PT Pindad, sementara kelas otomatis hanya menerima perak,” ungkapnya. Poltak dalam kejuaraan AASAM 2016 memang memakai ‎‎senapan laras panjang SS2-V4 HB‎ buatan Pindad sebagai senjata andalan batalyon Infanteri Lintas Udara Para Rider 328 (Paratrooper) Kostrad.

Ini Profil Letda Poltak Siahaan dan Senjata Andalannya

Letda (Inf) Poltak Siahaan sungguh membuat halak hita bangga. Sebab, dia menjadi peraih medali terbanyak di lomba menembak Australian Army Skill and Arms Meeting (AASAM) 2016 di Puckapunyal Military Range, Victoria, Australia.

Tulang Poltak berhasil menyumbang 6 medali emas, 1 perak, dan 2 perunggu bagi kontingen petembak Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD), yang menjadi juara umum AASAM untuk kesembilan kali berturut-turut.

Poltak masuk TNI tahun 1995 dan bergabung dengan Kodam II Palembang Sumatra Selatan. Kecemerlangan Poltak di dunia militer sudah tampak saat menjadi lulusan terbaik pendidikan Bintara di Resimen Induk Daerah Militer (Rindam) Jaya pada 2011. 

Tak cukup sampai di situ, prestasinya berlanjut saat melanjutkan pendidikan di Secapa Bandung pada 2013. Dia kembali menyelesaikan pendidikannya dengan predikat lulusan terbaik.  

Dari prestasi yang dicapai, tampak betul ketekunan, kerja keras dan konsistensi menjadi hal yang melekat pada Anak Medan kelahiran 5 April 1974 ini.

Kini Letda Poltak bertugas di Detasemen Markas (Denma) Divisi Infanteri (Divif) 1 Kostrad TNI AD. Sebelum bergabung dengan Divif 2, dia lama berkarier di Batalyon 328.


- Senapan Serbu SS2-V4




Meski prestasi menembak tergantung the man behind the gun (orang di belakang senjata), tidak ada salahnya membahas senjata andalan Letda Poltak.

Oleh PT Pindad, produsen senjata milik negara, Tulang Poltak dan kontingen TNI AD di AASAM 2016 dibekali senapan SS2-V4 dan senjata genggam atau pistol tipe G2 Combat. 

SS2-V4 adalah versi ketiga dari  Senapan Serbu (SS2) buatan PT Pindad yang merupakan generasi kedua dari senapan serbu Pindad sebelumnya, SS1. 

SS2 diklaim memiliki desain yang lebih ergonomis, tahan terhadap kelembaban tinggi, lebih ringan, serta akurasi yang lebih baik. 

Senapan ini menggunakan peluru kaliber 5.56 x 45 mm standar NATO dan memiliki berat kosong 3,2 kg.

Selain SS2-V4, Senapan Serbu generasi kedua ini tersedia dalam dua versi dasar lainnya, yakni rifle SS2-V1 dan carbine SS2-V2.

Baca juga : Setelah Minum Darah Rekan Seperjuangannya, Semangat Juang Pejuang Kemerdekaan ini berkobar Menyala-nyala

- Pistol G2 Combat

Selain SS2-V4, Letda Poltak dan kontingen TNI AD juga dibekali Pindad pistol G2 Combat, yang merupakan tipe kedua dari G2, setelah G2 Elite.

G2 Elite dan G2 Combat sama-sama berkaliber 9x19 mm dan dapat menyasar target dengan optimal pada jarak 25 meter.

===========================================

Apa itu Cloud Hosting / Cloud Server ?

Cloud Server atau Cloud hosting (hosting awan) adalah bentuk terbaru hosting yang semakin populer dari waktu ke waktu. Konsep utama dari cloud hosting adalah “Divide and Rule” yang berarti sumber daya yang diperlukan untuk menjaga website tetap online tersebar di lebih dari satu web server dan akan dialokasikan sesuai dengan kebutuhan.
Hal ini akan sangat mengurangi kemungkinan terjadinya downtime saat terjadi kerusakan pada server.
Aspek lain yang patut dicatat adalah bahwa cloud hosting memungkinkan Anda untuk mengelola beban puncak dengan lebih mudah, tanpa menghadapi masalah kekurangan bandwidth karena server lain dapat menyediakan sumber daya tambahan.
Hal ini dimungkinkan karena situs web tidak mengandalkan hanya satu server, melainkan sekelompok server yang bekerja sama yang disebut sebagai “awan (cloud)”. Secara garis besar cloud hosting merupakan layanan hosting yang terhubung pada banyak server, dimana pengguna tidak perlu khawatir akan kinerja server yang tidak stabil atau sumber daya yang terbatas pada layanan hosting tradisional seperti dedicated server atau shared hosting.
Teknologi cloud computing memungkinkan kita memiliki resource yang tidak terbatas karena terhubung ke banyak mesin (server) fisik, sehingga memudahkan kita untuk menambahkan server baru secara on the fly tanpa mengganggu proses yang sedang berjalan.

Contoh Cloud Hosting

Jika Anda mencari contoh siapa yang sudah menerapkan cloud hosting, maka Google akan menjadi contoh paling mudah. Mesin pencari Google menempatkan sumber dayanya ke ratusan cloud hosting. Hal ini membuat Google belum pernah mengalami downtime selama dekade terakhir ini.

Cara Kerja Cloud Hosting

Seperti dijelaskan di atas, setiap server di jaringan cloud hosting memiliki satu set tugas tertentu. Saat terjadi gangguan pada satu server, maka server lain akan menggantikan server yang gagal tersebut dan menyediakan sumber daya yang diperlukan. Hal yang sama juga terjadi dalam kasus overloading (kelebihan beban).
Untuk memastikan cloud hosting bisa berfungsi baik, diperlukan hardware server berkualitas tinggi agar mampu menjalankan berbagai tugas tersebut. Hardware berkualitas rendah hanya akan meniadakan kelebihan cloud hosting dan justru hanya meningkatkan biaya tanpa diiringi hasil yang signifikan. Penyedia layanan cloud hosting berkualitas harus mampu memberikan layanan cloud yang handal yang harus bisa melebihi apa yang ditawarkan oleh dedicated server.

Cloud Hosting vs Dedicated Server

Faktor yang membedakan antara cloud hosting dengan dedicated server adalah soal kehandalannya. Cloud hosting yang memiliki jaringan server akan memiliki waktu “uptime” lebih baik dibandingkan dedicated server yang hanya memiliki satu server. Namun, keunggulan cloud hosting memang masih harus ditebus dengan harga yang lebih tinggi dibandingkan dedicated server. Namun, bagi perusahaan yang memerlukan situs web mereka selalu bisa diakses, maka cloud hosting akan menjadi pilihan tepat.

Kelebihan dari penggunaan cloud hosting

  • Menghidari Keterbatasan Hardware Cloud Hosting memastikan kebutuhan pengguna akan RAM, CPU, Quota Harddisk dan proses sepenuhnya terpenuhi. Ketika kebutuhan meningkat, Anda dapat dengan mudah memperluas kapasitas sesuai dengan jumlah yang Anda inginkan. Perusahaan hosting dapat menambahkan banyak sumber daya sesuai dengan permintaan pelanggan.
  • Skalabilitas yang tinggi dan Kinerja yang baik Tidak ada batasan untuk jumlah skalabilitas yang dapat dicapai dengan cloud hosting, seperti penambahan atau pengurangan resource tidak akan mengganggu alur kerja atau proses yang sedang berjalan. Sumber daya akan didedikasikan penuh, sehingga tidak ada resource yang tidak terpakai. Anda tidak perlu khawatir akan konfigurasi load balancer ketika website Anda memiliki trafik yang tinggi.
  • Membayar Sesuai dengan kebutuhan Cloud hosting memiliki pengelolaan sumber daya sendiri, sehingga Anda bisa menentukan sumber daya yang dibutuhkan. Pengguna bisa memilih ukuran server (misalnya virtual), yang meliputi RAM, Disk Space dan juga sistem operasi (Linux atau Windows). Nasabah akan membayar sesuai dengan resource yang digunakan seperti penggunaan memory atau bandwidth.

Apa Bedanya Cloud Server, VPS dan Web Hosting ?

Mungkin anda bingung dengan beberapa istilah tersebut. Atau anda sedang mencari suatu layanan yang tepat untuk kebutuhan bisnis online anda terutama di Indonesia, lalu anda menemukan di mesin pencari berbagai penawaran dengan istilah seperti Cloud Server, VPS dan Web Hosting.
Apa bedanya dan bagaimana menyesuaikan dengan kebutuhan anda, bahkan sebaiknya anda berhati-hati jangan hanya karena murah namun akhirnya tidak sesuai dengan kebutuhan yang anda inginkan. Berikut ini adalah penjelasan yang semoga dapat membantu anda lebih memahami istilah dari produk tersebut.
Web Hosting Web hosting adalah layanan yang menyewakan space untuk aplikasi berbasis web milik anda, dimana anda bisa menggunakan nama domain yang anda miliki untuk diarahkan ke aplikasi tersebut. Biasanya anda diberikan fasilitas manajemen untuk aplikasi anda seperti upload / download file untuk webnya maupun databasenya. Platform yang disediakan bervariasi, biasanya PHP dan database mySQL. Selain itu anda juga umumnya diberikan akun email dengan domain anda oleh penyedia layanan. Layanan ini memiliki harga paling mura. Namun memiliki keterbatasan hanya pada platform yang disediakan. Selain itu umumnya penyedia layanan hanya menyediakan 1 fisik server yang dishare bersama pelanggan lain untuk menekan harga jual. Jadi kualitas layanan juga terbatas dengan kondisi tersebut.
VPS (Virtual Private Server) VPS adalah layanan yang menyewakan server virtual, bedanya dengan web hosting adalah anda memiliki kebebasan menentukan sistem operasi dan platform yang anda gunakan sehingga anda dapat mengoptimalkan layanan bisnis online anda. Layanan ini harganya umumnya sedikit di atas web hosting. Namun VPS tidak bisa mengakomodir kebutuhan koneksi privat antar server. Jadi ketika anda membutuhkan konfigurasi yang lebih optimal untuk security dan keandalan web online anda VPS tidak bisa lagi memenuhi. Harap anda berhati-hati juga dengan layanan VPS yang karena umumnya infrastrukturnya hanya terdiri dari 1 server fisik yang di share dengan software virtualisasi sehingga bisa menampung banyak guest OS.
Artinya secara kualitas tidak berbeda dengan web hosting, kelebihannya hanya anda memiliki kebebasan menentukan OS dan platformnya saja. Cloud Server Teknologi cloud berbeda dengan 2 di atas. Teknologi cloud memungkinkan beberapa server dijadikan “satu” berfungsi sebagai storage (disk virtual), beberapa server lain (Host) di”satu”kan berfungsi sebagai computing node (CPU virtual). Diatas platform cloud tersebut bisa berjalan beberapa server virtual (Guest). Teknologi cloud juga memungkinkan sekumpulan server virtual (Guest) membentuk suatu network VLAN seperti layaknya server-server fisik yang terhubung dengan LAN.
Dimana tiap pelanggan memiliki secure VLAN masing-masing yang tidak bisa saling memasuki. Sehingga aplikasi business online anda terutama di Indonesia, yang membutuhkan konfigurasi beberapa server dapat di akomodir oleh layanan cloud server. Selain itu layanan Cloud Server memberikan anda kemudahan menaikan atau menurunkan resource server anda seperti jumlah Core CPU, maupun jumlah RAM sesuai kebutuhan anda atau biasa disebut On Demand.
Anda layak berhati-hati jika ada layanan mengaku Cloud Server terutama di Indonesia tapi tidak bisa memberikan fasilitas On Demand karena teknologi ini yang membedakan dengan VPS. Pada layanan Cloud, Anda juga masih bisa berlanganan 1 server, dengan konsekuensi harga sedikit mahal namun kualitas tentu saja lebih baik karena infrastrukturnya terdiri dari beberapa server yang saling membackup.
===========================================