Tampilkan postingan dengan label INFORMASI. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label INFORMASI. Tampilkan semua postingan

Terkuak! Alasan Sebenarnya AS Larang Masuk Panglima TNI Gatot Nurmantyo

0
Terkuak! Alasan Sebenarnya AS Larang Masuk Panglima TNI Gatot Nurmantyo

Kedutaan Besar Amerika Serikat untuk Indonesia meminta maaf terkait pelarangan terhadap Panglima TNI, Jenderal Gatot Nurmantyo dan istri ketika hendak berangkat ke Amerika Serikat. Permintaan maaf itu dimuat dalam situs resmi Kedubes Amerika Usembassy.gov.

" Dubes AS Joseph Donovan Jr telah meminta maaf kepada Menteri Luar Negeri Retno Marsudi atas ketidaknyamanan yang dialami oleh Panglima TNI," tulis Kedubes Amerika, Minggu 22 Oktober 2017.

Saat ini, Kedubes Amerika Serikat terus berkoordinasi dengan Mabes TNI terkait masalah ini. " Kedutaan Besar AS terus berkomunikasi dengan staf Panglima TNI sepanjang akhir pekan," tulis pernyataan resmi tersebut. Berikut pernyataan resmi Kedubes AS terkait pelarangan Panglima TNI masuk wilayah AS:

Kepala Staf Gabungan Angkatan Bersenjata AS Jenderal Joseph Dunford mengundang Panglima TNI Jendral Gatot Nurmantyo untuk menghadiri konperensi kepala staff angkatan bersenjata Chiefs of Defense Conference on Countering Violent Extremism di Washington, D.C, 23-24 Oktober. Jenderal Gatot tidak dapat melakukan perjalanan sesuai rencana. Kedutaan Besar AS terus berkomunikasi dengan staf Panglima TNI sepanjang akhir pekan, berusaha untuk memfasilitasi perjalan Jenderal Gatot ke AS.

Dubes AS Joseph Donovan Jr telah meminta maaf kepada Menteri Luar Negeri Retno Marsudi atas ketidaknyamanan yang dialami oleh Panglima TNI. Kedubes AS siap untuk memfasilitasi perjalanan Panglima TNI ke AS. Kami tetap menjaga komitmen kami untuk Kemitraan Strategis dengan Indonesia sebagai cara untuk memberikan keamanan dan kemakmuran baik bagi bangsa maupun masyarakat di kedua negara.
Kementerian Luar Negeri (Kemlu) langsung bereaksi ketika mengetahui Panglima TNI, Jenderal Gatot Nurmantyo dan istri dilarang masuk ke Amerika Serikat pada Sabtu, 21 Oktober 2017 kemarin.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri, Armanatha Nasir mengatakan, untuk mengetahui alasan Amerika Serikat melarang Gatot masuk ke wilayahnya, Kemlu segera memanggil Wakil Duta  Besar (Dubes) Amerika Serikat untuk Indonesia besok, Senin 23 Oktober 2017.

" Mengingat Dubes AS sedang tidak di Jakarta, Wakil Dubes AS juga telah dipanggil untuk ke Kemlu besok guna memberikan keterangan," kata Armanatha dalam keterangannya, Minggu, 22 Oktober 2017.

Selain itu, Kedutaan Besar Republik Indonesia di Washington DC juga telah mengirim nota diplomatik kepada Kementerian Luar Negeri Amerika Serikat, untuk meminta klarifikasi atas kejadian itu.

" Kemlu RI pagi ini juga kirim nota diplomatik ke Kedubes AS di Jakarta untuk meminta keterangan atau penjelasan terkait kejadian kemarin," ucap Armantha.

Hingga saat ini, belum ada penjelasan resmi dari pemerintah Amerika Serikat terkait pelarangan Gatot dan istri masuk ke wilayah mereka. Keberangkatan Gatot Nurmatyo sendiri bersama istri dan delegasi ke negeri Paman Sam itu atas undangan resmi Panglima Angkatan Bersenjata Amerika Serikat Jenderal Joseph F. Durford, Jr untuk menghadiri acara Chiefs of Defence conference on country violent Extremist organizations ( VEOs).
Rencananya, Gatot akan menghadiri Chiefs of Defence conference on country violent Extremist organizations ( VEOs). Acara itu dilaksanakan pada 24-24 Oktober 2017 di Washington DC dan akan dihadiri oleh 78 Panglima Angkatan Bersenjata dari kawasan Asia-Pasifik.

Gatot Nurmantyo dan delegasi berangkat menghadiri acara tersebut pada Sabtu, 21 Oktober 2017 kemarin, tapi tak jadi terbang lantaran pihak maskapai Emirates memberitahu kalau dirinya tak boleh memasuki wilayah AS.

Pihak TNI tak tahu-menahu mengenai larangan tersebut. Setelah pelarangan terjadi, Panglima TNI dan stafnya pun langsung memberi laporan pada Presiden, Kementerian Luar Negeri, dan Kementerian Politik, Hukum dan Keamanan.

Sumber : dream.co.id

INSPIRATIF !! Cuma Modal 10 Peluru, KOPASSUS Taklukkan FRETILIN Tanpa Pertumpahan Darah.

0
INSPIRATIF !! Cuma Modal 10 Peluru, KOPASSUS Taklukkan FRETILIN Tanpa Pertumpahan Darah.

Tak selamanya kemenangan dalam perang itu diperoleh dengan kekerasan dan senjata. Cara-cara persuasif dan merangkul lawan justru sangat efektif.

Jenderal Agum Gumelar mengisahkan penugasannya di Timor-Timur tahun 1982-1983. Banyak peristiwa menarik yang dialami Agum sebagai perwira menengah Kopassus yang saat itu masih bernama Komando Pasukan Sandi Yudha.

Salah satunya saat Agum menemui pemimpin Fretilin Vincencio Vieras yang bersarang di Gunung Kablaque. Agum ingin menggunakan cara persuasif mengajak Vincencio untuk meletakan senjata dan kembali ke masyarakat.

Pertemuan ini cukup menegangkan. Vincencio mau ditemui dengan syarat Agum tak membawa pasukan lengkap. Agum setuju, dia hanya membawa 10 prajurit baret merah. Sepanjang perjalanan, mata Agum dan anak buahnya harus ditutup.

Kisah ini dituturkan Agum dalam biografinya yang berjudul Jenderal Bersenjata Nurani. Diterbitkan Pustaka Sinar Harapan tahun 2004. 


"Saya sudah bersiap untuk kemungkinan terburuk yaitu mati. Tapi saya bilang ke anak buah saya, kalaupun kita harus mati, sebelum itu harus lebih banyak fretilin yang mati," kata Agum.

Namun tak terjadi hal apapun selama perjalanan. Agum bisa bertemu Vincencio dengan lancar. Dia meminta Fretilin berhenti berperang karena rakyat sudah mulai membangun. Fretilin pun tak lagi dapat dukungan internasional.

Upaya persuasif itu tak sia-sia. Banyak anggota gerombolan Fretilin yang kemudian turun gunung dan tak lagi mengangkat senjata.

Menurut Agum dia diberi tugas mengurangi kekuatan Fretilin di Timor Timur. Ada dua cara yang bisa dilakukan, cari dan bunuh mereka. Atau sadarkan mereka untuk sama-sama membangun.

"Saya pilih cara kedua," kata Agum. 

Tak cuma itu, Agum pun tak mengizinkan anak buahnya membawa senjata, granat dan amunisi yang banyak. Menurutnya hal itu tak berguna dan malah menciptakan kesan menakutkan bagi warga desa.

Setiap prajurit hanya dibekali 10 butir peluru. Selesai patroli dicek lagi berapa jumlah peluru yang terpakai.

"Karena sebagai pasukan khusus, satu peluru itu ya satu nyawa," kata Agum. 

sumber : merdeka

Beginilah Jawaban Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo Saat Ditanya Soal Senjata Impor Polri

0
Beginilah Jawaban Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo Saat Ditanya Soal Senjata Impor Polri

Panglima Tentara Nasional Indonesia Jenderal Gatot Nurmantyo tak mau berkomentar ihwal senjata dan amunisi impor Kepolisian RI yang tertahan di gudang Kargo Unex, Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten.

"Tanyalah sama Menkopolhukam," kata Gatot setelah menghadiri silaturahmi dengan Perhimpunan Indonesia Tionghoa (Inti) di aula C1, Jakarta International Expo, Kemayoran, Jakarta, Minggu, 1 Oktober 2017.

Ratusan senjata yang dibeli Korps Brimob Polri masih tertahan di Bea Cukai lantaran menunggu proses perizin dari Badan Intelijen Strategis (Bais) TNI selesai. Kepolisian telah mengakui bahwa senjata tersebut adalah milik mereka.

"Semua sudah sesuai prosedur," kata Kepala Divisi Humas Markas Besar Polri, Inspektur Jenderal, Setyo Wasisto, Sabtu malam, 30 September 2017.

Mengenai senjata yang masih ditahan, Setyo menjelaskan bahwa barang harus masuk lebih dulu ke Indonesia. Setelah itu, kata dia, dikarantina dan dicek Bais TNI. "Ya sudah diserahkan ke Bais, dan sudah diangkat ke polkam," ujarnya.

Menurut Setyo, ratusan senjata itu dibeli untuk Korps Brimob Polri. Senjata itu sah meski tertahan oleh Bea Cukai lantaran menunggu izin dari Badan Intelijen Strategis (Bais) TNI rampung.

Sebelumnya, polemik senjata kali pertama muncul, setelah Panglima TNI Gatot Nurmantyo menyebut ada 5.000 senjata ilegal yang didatangkan oleh institusi nonmiliter ke Indonesia. Gatot menyampaikan hal itu di acara silaturahmi dengan purnawirawan jenderal dan perwira aktif TNI, pada Jumat, 22 September 2017.

Pernyataan Gatot itu membuat sejumlah petinggi penegak hukum dan pejabat negara bersuara. Di antaranya, Ketua Badan Intelijen Negara Jenderal (Pol) Budi Gunawan, Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu, dan Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Wiranto. Wiranto mengatakan ada 500 pucuk senjata dibeli BIN dari PT Pindad untuk keperluan sekolah intelijen.

Sejak melontarkan pernyataan itu, Gatot sudah dua kali bertemu Presiden Joko Widodo. Namun ia enggan membocorkan isi pembicaraannya dengan Presiden. "Saya tidak berkomentar masalah itu karena saat itu saya berbicara di ruang tertutup. Menkopolhukam sudah menyampaikan rilisnya kan," ujar dia. 

beritaislam24h.info

Luar Biasa !! Inilah Deretan Alutsista Baru Yang Membuat TNI Makin Garang Di Mata Dunia

0

Sejumlah alat utama sistem persenjataan pesanan TNI dari luar negeri kembali tiba di tanah air. Senjata-senjata canggih ini melengkapi sejumlah deretan alutsista baru TNI yang sudah datang lebih dulu.

Tahun-tahun lalu sudah datang tank kelas berat Leopard, lalu puluhan jet tempur T50i Golden Eagle dari Korea Selatan. Lalu pesawat tempur serang darat dari Brasil, Super Tucano. Ada juga mobil peluncur roket Astros II Mk6 yang membuat artileri TNI AD makin sangar. 

Lalu alutsista apa saja yang baru tiba di tanah air?


1. Kapal selam KRI Nagapasa-403



Pertama ada kapal selam milik TNI AL yang datang dari Korea Selatan. Senin (28/8) Kasal Laksamana Ade Supandi secara resmi menyambut kehadiran Kapal selam KRI Nagapasa-403.

Kapal selam KRI Nagapasa-403 memiliki panjang 61,3 meter dengan kecepatan 21 knot di bawah air mampu berlayar lebih dari 50 hari dan menampung 40 kru. Kapal selam ini juga dipersenjatai torpedo dengan fasilitas delapan buah tabung peluncur.

Kapal selam DSME209 produksi DSME ini merupakan kapal selam teknologi tempur terbaru. Dilengkapi dengan peluncur torpedo yang mampu meluncurkan torpedo 533 mm dan peluru kendali antikapal permukaan yang merupakan modernisasi armada kapal selam TNI Angkatan Laut.

KRI Nagapasa-403 merupakan kapal selam kelas 209/1400 pertama dari tiga buah kapal selam sejenis yang dibangun di Korea Selatan dan Indonesia.


2. Hercules C-130



Pesawat Hercules C-130 terbaru tiba di Pangkalan Udara Abdulrachman Saleh di Malang  pada Senin (28/8). Kedatangan pesawat angkut berat C-130 menambah jumlah Hercules yang dipunyai TNI Angkatan Udara menghuni Skadron Udara 32 Wing 2 Lanud Abd Saleh.

Keunggulan C-130 antara lain terbukti dari kemampuan operasi mulai dari dukungan Logistik, pasukan, kemanusiaan dan dukungan operasi lainnya. Pasukan khusus TNI atau pasukan pemukul reaksi cepat dapat langsung diterjunkan ke sasaran dengan pesawat angkut yang sudah melegenda ini.

Penempatan C-130 di Malang karena Pangkalan Udara Abdulrachman Saleh sudah mempunyai peralatan komplet perawatan Hercules C-130 yang menjadi pangkalan induk.


3. F-16 Blok 52ID



Empat pesawat tempur F-16 Blok 52ID tiba bulan Maret lalu di Indonesia. Total sudah 18 unit dari 24 unit pesawat F-16 Blok 52ID dari AS.

Pesawat ini merupakan hibah dari AS kemudian diretrofit hingga kemampuannya setara dengan pesawat tempur F-16 generasi terbaru melalui program Bimasena.

Kecelakaan yang menimpa salah satu pesawat F-16 ini sempat membuatnya menjadi sorotan. Saat itu sejumlah pihak menyayangkan kenapa malah membeli pesawat bekas dan bukan baru.


4. Helikopter AH64E Apache


Sudah lama jajaran helikopter tempur Apache dikenal sebagai heli tempur terbaik di dunia. Tahun ini delapan unit Helikopter AH64E Apache pesanan TNI AD akan tiba dari AS.

The Guardian akan digunakan oleh Pusat Penerbang TNI AD. Melengkapi helikopter tempur MI-35P dari Rusia yang disebut sebagai 'tank terbang'.

Kepala Staf TNI AD, Jenderal TNI Mulyono, berencana memamerkan helikopter serang terbaru Pusat Penerbangan TNI AD, AH-64 Apache Block III buatan Boeing, Amerika Serikat, pada Hari TNI, 5 Oktober nanti


Arab Saudi: "Indonesia Harus Berhati-hati Terhadap Qatar !" Apakah Alasannya?

0
Arab Saudi: "Indonesia Harus Berhati-hati Terhadap Qatar !" Apakah Alasannya?

NUANSA HARIAN - Polemik hubungan Arab Saudi dan Qatar seakan terkatung-katung saat ini. Arab Saudi, diikuti dengan para sekutunya yakni Uni Emirat Arab, Bahrain dan Mesir memutuskan untuk mengakhiri hubungan diplomatik dengan Qatar.

'Perceraian' ini tentu menggemparkan dunia internasional. Pasalnya, Arab Saudi cs menuding Qatar mendukung gerakan terorisme di Timur Tengah. Tak hanya itu, kedekatan hubungan antara Qatar dan Iran juga menjadi salah satu penyebabnya.

Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia, Osama bin Mohammed Abdullah Al Shuaibi berkesempatan untuk menjelaskan soal krisis hubungan diplomatik ini kepada Metrotvnews.com, pada Kamis 10 Agustus 2017.

Dari sisi Arab Saudi, apa sebenarnya pokok permasalahan dari pemutusan hubungan diplomatik dengan Qatar?

Yang perlu diketahui adalah keluarga dari Pangeran Qatar itu berasal dari Arab Saudi. Namun, sekarang Qatar berubah menjadi negara yang tidak stabil. Jika kembali ke sejarah, Pangeran Qatar sekarang bisa menduduki kursi pemerintahan adalah hasil dari kudeta. Begitu juga dengan pangeran-pangeran sebelumnya.

Bisa dibayangkan, dengan keluarga saja berkhianat, apalagi dengan negara-negara tetangga? Dari sejarah ini bisa kita simpulkan.

Di Qatar sekarang ada tiga orang yang mengontrol penuh pemerintahan, yakni orangtua Pangeran yang sekarang, dan menteri luar negeri yang berasal dari keluarga pangeran. Akibat tiga orang ini, Pangeran Qatar tidak mempunyai kuasa penuh atas Qatar. Ini juga yang mempengaruhi krisis Qatar sekarang.

Isu yang merebak, pemutusan hubungan diplomatik dikarenakan Arab Saudi takut tersaingi oleh Qatar di bidang ekonomi, apakah itu benar?

Sangat tidak benar. Qatar penghasil gas, Arab Saudi penghasil minyak terbesar di dunia. Ekonomi kami sangat bagus dan stabil.

Bagaimana mungkin bisa dikatakan bersaing? Secara darat dan laut, Arab Saudi sangat strategis dan Qatar tidak bisa menyaingi itu. Penghasilan Arab Saudi juga besar.

Justru sebaliknya, pelaku-pelaku bisnis Arab Saudi terdampak negatif dari krisis ini. Kami tegaskan bukan karena faktor ekonomi.

Untuk dialog dengan Qatar, apakah akan digelar dalam waktu dekat? Mengingat Arab Saudi sudah memberikan 13 daftar tuntutan?

Biar saya jelaskan bahwa sejak 20 tahun yang lalu, Qatar telah melakukan upaya-upaya yang mengganggu keamanan di mana berujung pada krisis ini. Qatar pernah meminta maaf, namun pada 2013, Qatar melakukan tindakan-tindakan yang merugikan di aspek keamanan.

Melalui media Al Jazeera, Qatar mendukung tindakan terorisme, secara tidak langsung. Arab Saudi tentu menghormati apa yang dinamakan kebebasan pers, tapi tidak untuk mendukung terorisme.

Kemudian, Qatar juga ada di belakang percobaan pembunuhan Raja Abdullah di mana mereka berkoalisi dengan Khadafi (pemimpin Libya). Krisis ini sempat reda. Namun, Qatar kembali lagi mendukung upaya terorisme dan berafiliasi dengan ISIS, Al Qaeda dan Ikhwanul Muslimin.

Qatar juga memberikan paspor secara bebas, sehingga para militan bisa masuk ke mana pun, termasuk Arab Saudi. Setelah itu, persoalan ini bisa diatasi. Tetapi Qatar kembali lagi dengan mengacak-acak Bahrain. Ia mendukung kelompok Syiah di Bahrain serta di timur Arab Suadi.

Qatar juga menjadi dalang yang menewaskan sejumlah pasukan Uni Emirat Arab dan Bahrain di Yaman. Padahal, Qatar adalah


anggota koalisi bersama mereka, tapi Qatar 'memijak dua tempat'. Selain itu, lewat media Al Jazeera, Qatar membuat saluran khusus Mesir yang memprovokasi rakyat Mesir agar anti-Presiden El Sisi. Padahal kita tahu bahwa Presiden Sisi terpilih lewat pemilu.

Keadaan ini tentu berdampak pada stabilitas Pemerintah Mesir. Tidak diperbolehkan seharusnya, sebuah negara mengintervensi urusan dalam negeri negara lain. Lalu, Qatar juga mendukung Ikhwanul Muslimin yang jelas-jelas ditetapkan sebagai kelompok terorisme.

Lalu, soal kedekatan Qatar dengan Iran juga menjadi alasan pemutusan hubungan diplomatik. Apakah menurut Arab Saudi, Qatar dan Iran memang sedekat itu?

Hubungan Qatar dan Iran sangat baik, ini menjadi salah satu faktor yang menimbulkan krisis. Qatar mendukung Syiah, sudah jelas. Mereka juga memberikan dukungan kepada Syiah di Bahrain, Yaman dan timur Arab Saudi.

Memang, kalau kita lihat, Qatar menjadi tangan kanan Iran, yang berdampak ke masalah keamanan. Dari KTT Arab-Amerika di Riyadh beberapa waktu lalu, Qatar juga tidak konsisten. Saat di Riyadh, seluruh negara Islam menyatakan Iran adalah pendukung terorisme.

Ketika KTT ini sudah usai, Pangeran Qatar berbicara di media yang menyatakan bahwa Iran adalah mitra yang penting, besar, kuat dan harus dihormati. Ini sangat bertolak belakang dengan apa yang diucapkan saat KTT.

Sementara itu, secara harfiah, Ikhwanul Muslimin memang Islam. Namun, secara ideologi, gerakan ini campuran dari ISIS dan Syiah di mana mereka percaya sebuah masalah harus diselesaikan dengan kekerasan dan mengkafirkan pihak lain.

Ada bukti bahwa Qatar melakukan sebuah komunikasi selama 200 jam yang mengarah dengan adanya dukungan kepada terorisme. Kami juga punya daftar nama yang terlibat dan mereka saat ini masih ada di Qatar. Mereka juga pernah menggunakan lembaga kemanusiaan yang diselewengkan ke tindakan teror.

Mereka mengatakan krisis ini adalah blokade Qatar, namun kita mengatakan ini adalah tekanan kepada Qatar agar mereka memperbaiki sikap dan kebijakannya.

Tekanan yang kami berikan nyatanya memberikan hasil yang signifikan seperti Bahrain yang kini stabil secara politik, adanya keharmonisan antara Syiah dan Sunni di Bahrain.

Kami juga sudah bisa menekan Qatar di Yaman. Di Irak, hubungan Arab Saudi dan Irak sudah mulai baik dan kita bisa membantu pasukan pemerintah merebut tempat-tempat yang dikuasai ISIS. Libya juga sudah mulai stabil karena Qatar berada di belakang tindakan-tindakan teror di Libya. Qatar akhirnya membuat kesepakatan dengan Amerika Serikat agar tidak mendukung kegiatan teror ini juga hasil dari tekanan Arab Saudi.

Berkaitan dengan itu semua, kami mengimbau pemerintah dan warga Indonesia untuk berhati-hati dengan Qatar.

Mereka bisa saja menggunakan metode dengan dalih investasi. Pasalnya mereka memiliki sejumlah investasi di Indonesia seperti di Matahari, Raffles, Bank QnB (bank nasional yang diakuisisi Qatar).

Sekarang mulai ada gerakan-gerakan afiliasi ISIS di Indonesia, bisa saja Qatar berada di baliknya. Pemerintah Indonesi harus waspada.

Menurut Anda, peran negara-negara seperti Amerika Serikat dan Indonesia apakah bisa menyelesaikan krisis ini?

Kami selalu menyambut baik apa semua solusi yang diberikan untuk menghadapi krisis Qatar ini.
Upaya yang dilakukan oleh Emir Kuwait juga kami sambut, termasuk dari Indonesia dan AS. Namun, jika Qatar masih mendukung terorisme, jangan harap kondisi bisa berubah seperti dulu lagi.

Yang pasti, kami meminta agar media Al Jazeera ditutup karena melalui media itu, mereka mendukung terorisme. Apalagi sekarang sedang musim haji. Bisa saja Qatar melakukan tindakan provokasi lewat media tersebut.


Sumber: Metronews

===========================================

Apa itu Cloud Hosting / Cloud Server ?

Cloud Server atau Cloud hosting (hosting awan) adalah bentuk terbaru hosting yang semakin populer dari waktu ke waktu. Konsep utama dari cloud hosting adalah “Divide and Rule” yang berarti sumber daya yang diperlukan untuk menjaga website tetap online tersebar di lebih dari satu web server dan akan dialokasikan sesuai dengan kebutuhan.
Hal ini akan sangat mengurangi kemungkinan terjadinya downtime saat terjadi kerusakan pada server.
Aspek lain yang patut dicatat adalah bahwa cloud hosting memungkinkan Anda untuk mengelola beban puncak dengan lebih mudah, tanpa menghadapi masalah kekurangan bandwidth karena server lain dapat menyediakan sumber daya tambahan.
Hal ini dimungkinkan karena situs web tidak mengandalkan hanya satu server, melainkan sekelompok server yang bekerja sama yang disebut sebagai “awan (cloud)”. Secara garis besar cloud hosting merupakan layanan hosting yang terhubung pada banyak server, dimana pengguna tidak perlu khawatir akan kinerja server yang tidak stabil atau sumber daya yang terbatas pada layanan hosting tradisional seperti dedicated server atau shared hosting.
Teknologi cloud computing memungkinkan kita memiliki resource yang tidak terbatas karena terhubung ke banyak mesin (server) fisik, sehingga memudahkan kita untuk menambahkan server baru secara on the fly tanpa mengganggu proses yang sedang berjalan.

Contoh Cloud Hosting

Jika Anda mencari contoh siapa yang sudah menerapkan cloud hosting, maka Google akan menjadi contoh paling mudah. Mesin pencari Google menempatkan sumber dayanya ke ratusan cloud hosting. Hal ini membuat Google belum pernah mengalami downtime selama dekade terakhir ini.

Cara Kerja Cloud Hosting

Seperti dijelaskan di atas, setiap server di jaringan cloud hosting memiliki satu set tugas tertentu. Saat terjadi gangguan pada satu server, maka server lain akan menggantikan server yang gagal tersebut dan menyediakan sumber daya yang diperlukan. Hal yang sama juga terjadi dalam kasus overloading (kelebihan beban).
Untuk memastikan cloud hosting bisa berfungsi baik, diperlukan hardware server berkualitas tinggi agar mampu menjalankan berbagai tugas tersebut. Hardware berkualitas rendah hanya akan meniadakan kelebihan cloud hosting dan justru hanya meningkatkan biaya tanpa diiringi hasil yang signifikan. Penyedia layanan cloud hosting berkualitas harus mampu memberikan layanan cloud yang handal yang harus bisa melebihi apa yang ditawarkan oleh dedicated server.

Cloud Hosting vs Dedicated Server

Faktor yang membedakan antara cloud hosting dengan dedicated server adalah soal kehandalannya. Cloud hosting yang memiliki jaringan server akan memiliki waktu “uptime” lebih baik dibandingkan dedicated server yang hanya memiliki satu server. Namun, keunggulan cloud hosting memang masih harus ditebus dengan harga yang lebih tinggi dibandingkan dedicated server. Namun, bagi perusahaan yang memerlukan situs web mereka selalu bisa diakses, maka cloud hosting akan menjadi pilihan tepat.

Kelebihan dari penggunaan cloud hosting

  • Menghidari Keterbatasan Hardware Cloud Hosting memastikan kebutuhan pengguna akan RAM, CPU, Quota Harddisk dan proses sepenuhnya terpenuhi. Ketika kebutuhan meningkat, Anda dapat dengan mudah memperluas kapasitas sesuai dengan jumlah yang Anda inginkan. Perusahaan hosting dapat menambahkan banyak sumber daya sesuai dengan permintaan pelanggan.
  • Skalabilitas yang tinggi dan Kinerja yang baik Tidak ada batasan untuk jumlah skalabilitas yang dapat dicapai dengan cloud hosting, seperti penambahan atau pengurangan resource tidak akan mengganggu alur kerja atau proses yang sedang berjalan. Sumber daya akan didedikasikan penuh, sehingga tidak ada resource yang tidak terpakai. Anda tidak perlu khawatir akan konfigurasi load balancer ketika website Anda memiliki trafik yang tinggi.
  • Membayar Sesuai dengan kebutuhan Cloud hosting memiliki pengelolaan sumber daya sendiri, sehingga Anda bisa menentukan sumber daya yang dibutuhkan. Pengguna bisa memilih ukuran server (misalnya virtual), yang meliputi RAM, Disk Space dan juga sistem operasi (Linux atau Windows). Nasabah akan membayar sesuai dengan resource yang digunakan seperti penggunaan memory atau bandwidth.

Apa Bedanya Cloud Server, VPS dan Web Hosting ?

Mungkin anda bingung dengan beberapa istilah tersebut. Atau anda sedang mencari suatu layanan yang tepat untuk kebutuhan bisnis online anda terutama di Indonesia, lalu anda menemukan di mesin pencari berbagai penawaran dengan istilah seperti Cloud Server, VPS dan Web Hosting.
Apa bedanya dan bagaimana menyesuaikan dengan kebutuhan anda, bahkan sebaiknya anda berhati-hati jangan hanya karena murah namun akhirnya tidak sesuai dengan kebutuhan yang anda inginkan. Berikut ini adalah penjelasan yang semoga dapat membantu anda lebih memahami istilah dari produk tersebut.
Web Hosting Web hosting adalah layanan yang menyewakan space untuk aplikasi berbasis web milik anda, dimana anda bisa menggunakan nama domain yang anda miliki untuk diarahkan ke aplikasi tersebut. Biasanya anda diberikan fasilitas manajemen untuk aplikasi anda seperti upload / download file untuk webnya maupun databasenya. Platform yang disediakan bervariasi, biasanya PHP dan database mySQL. Selain itu anda juga umumnya diberikan akun email dengan domain anda oleh penyedia layanan. Layanan ini memiliki harga paling mura. Namun memiliki keterbatasan hanya pada platform yang disediakan. Selain itu umumnya penyedia layanan hanya menyediakan 1 fisik server yang dishare bersama pelanggan lain untuk menekan harga jual. Jadi kualitas layanan juga terbatas dengan kondisi tersebut.
VPS (Virtual Private Server) VPS adalah layanan yang menyewakan server virtual, bedanya dengan web hosting adalah anda memiliki kebebasan menentukan sistem operasi dan platform yang anda gunakan sehingga anda dapat mengoptimalkan layanan bisnis online anda. Layanan ini harganya umumnya sedikit di atas web hosting. Namun VPS tidak bisa mengakomodir kebutuhan koneksi privat antar server. Jadi ketika anda membutuhkan konfigurasi yang lebih optimal untuk security dan keandalan web online anda VPS tidak bisa lagi memenuhi. Harap anda berhati-hati juga dengan layanan VPS yang karena umumnya infrastrukturnya hanya terdiri dari 1 server fisik yang di share dengan software virtualisasi sehingga bisa menampung banyak guest OS.
Artinya secara kualitas tidak berbeda dengan web hosting, kelebihannya hanya anda memiliki kebebasan menentukan OS dan platformnya saja. Cloud Server Teknologi cloud berbeda dengan 2 di atas. Teknologi cloud memungkinkan beberapa server dijadikan “satu” berfungsi sebagai storage (disk virtual), beberapa server lain (Host) di”satu”kan berfungsi sebagai computing node (CPU virtual). Diatas platform cloud tersebut bisa berjalan beberapa server virtual (Guest). Teknologi cloud juga memungkinkan sekumpulan server virtual (Guest) membentuk suatu network VLAN seperti layaknya server-server fisik yang terhubung dengan LAN.
Dimana tiap pelanggan memiliki secure VLAN masing-masing yang tidak bisa saling memasuki. Sehingga aplikasi business online anda terutama di Indonesia, yang membutuhkan konfigurasi beberapa server dapat di akomodir oleh layanan cloud server. Selain itu layanan Cloud Server memberikan anda kemudahan menaikan atau menurunkan resource server anda seperti jumlah Core CPU, maupun jumlah RAM sesuai kebutuhan anda atau biasa disebut On Demand.
Anda layak berhati-hati jika ada layanan mengaku Cloud Server terutama di Indonesia tapi tidak bisa memberikan fasilitas On Demand karena teknologi ini yang membedakan dengan VPS. Pada layanan Cloud, Anda juga masih bisa berlanganan 1 server, dengan konsekuensi harga sedikit mahal namun kualitas tentu saja lebih baik karena infrastrukturnya terdiri dari beberapa server yang saling membackup.
===========================================